Mahyunadi Kejar Pertumbuhan Ekonomi Kutim Capai 6 Persen

  • Bagikan
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, saat ditemui Awak Media

SIBERONE.ID, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai 6 persen pada tahun ini. Target tersebut dikejar setelah pertumbuhan ekonomi Kutim pada awal tahun tercatat baru sebesar 1,7 persen.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan, capaian tersebut masih perlu didorong agar mendekati target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen per tahun. Pemerintah daerah masih memiliki waktu untuk meningkatkan capaian hingga akhir tahun.

Mahyunadi menyebut pertumbuhan ekonomi Kutim pada 2024 tercatat lebih dari 9 persen, sedangkan pada 2025 berada di angka 1,09 persen. Jika capaian kedua tahun tersebut diakumulasikan, pertumbuhan ekonomi mencapai sekitar 11 persen.

Dengan kondisi tersebut, rata-rata pertumbuhan selama dua tahun berada di kisaran 5,5 persen per tahun. Angka tersebut masih sedikit berada di bawah target pertumbuhan ekonomi nasional yang menjadi acuan pemerintah daerah.

“Ya, kita kejar pertumbuhan ekonomi itu, mudah-mudahan di akhir tahun kita bisa mencapai target nasional sebesar 6%,” kata Mahyunadi saat diwawancarai Senin (07/09/2026).

Salah satu upaya yang diharapkan dapat memberikan dorongan terhadap perekonomian adalah kegiatan pembangunan yang baru dimulai. Mahyunadi menyebut ground breaking BCIP yang berkaitan dengan hilirisasi etanol sebagai salah satu kegiatan yang diharapkan segera berjalan.

Menurutnya, apabila pembangunan tersebut dapat dilanjutkan sesuai rencana, aktivitasnya berpotensi memberikan tambahan dorongan terhadap pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah berharap kegiatan setelah groundbreaking dapat segera masuk pada tahap pelaksanaan.

“Kalau ground breaking itu segera berjalan kegiatannya, pembangunannya itu mudah-mudahan bisa memajukan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Mahyunadi berharap berbagai upaya tersebut dapat membantu Kutim memperbaiki capaian pertumbuhan ekonomi hingga penghujung tahun. Pemerintah daerah akan terus mendorong kegiatan yang dinilai dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi agar target 6 persen dapat tercapai. (adv/SO2)

  • Bagikan