SDM Jadi Kendala Penetapan Cagar Budaya di Kutim

  • Bagikan
Kepala Seksi Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, David Hernanda

SIBERONE.ID, SANGATTA – Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala dalam proses penetapan cagar budaya di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim masih membutuhkan tenaga dengan keahlian khusus untuk mendukung tahapan penetapan tersebut.

Kepala Seksi Bidang Kebudayaan Kutim, David Hernanda, menjelaskan bahwa penetapan cagar budaya tidak dapat dilakukan tanpa melalui kajian dari tim teknis. Keberadaan tim tersebut diperlukan untuk menilai objek sebelum ditetapkan sebagai cagar budaya.

Persyaratan keahlian menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Kutim. Tim teknis yang melakukan penilaian harus memiliki sertifikasi tertentu, sementara tenaga dengan kompetensi tersebut belum tersedia di lingkungan pemerintah daerah.

“Tim teknis itu harus memiliki sertifikasi dari LP2P. Untuk saat ini, kita belum memiliki tenaga yang bersertifikasi tersebut,” ujar David.

Kondisi tersebut juga berkaitan dengan belum tersedianya tenaga ahli sesuai kebutuhan bidang kebudayaan. Kutim belum memiliki tenaga khusus yang berlatar belakang arkeologi, sejarah, maupun konservasi untuk mendukung pekerjaan teknis terkait cagar budaya.

Menurut David, SDM yang tersedia saat ini lebih banyak menjalankan tugas administrasi. Kondisi itu membuat kebutuhan tenaga profesional di bidang kebudayaan, khususnya untuk mendukung penetapan cagar budaya, masih belum terpenuhi.

“Kita belum punya tim arkeologi, tim sejarah, maupun ahli konservasi. Rata-rata SDM yang ada masih di bidang administrasi,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, David berharap kebutuhan jabatan yang berkaitan dengan keahlian kebudayaan dapat tersedia melalui analisis jabatan (anjab). Dengan demikian, tenaga yang memiliki kompetensi sesuai bidang dapat ditempatkan untuk memperkuat penanganan cagar budaya di Kutim.

“Harapan kami, anjab untuk bidang tersebut bisa tersedia dan tenaga yang memang ahli di bidangnya dapat ditempatkan di sini,” pungkasnya. (adv/SO2)

  • Bagikan