Sekda Kutim Tekankan Integritas dan Kinerja Pejabat Fungsional

  • Bagikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Rizali Hadi (Kanan) saat diwawancarai Awak Media

SIBERONE.ID, SANGATTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rizali Hadi, menekankan pentingnya integritas, kompetensi, dan kinerja bagi pejabat fungsional yang baru dilantik dan diambil sumpahnya. Pelantikan tersebut dinilai bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian dari penataan organisasi dan peningkatan kualitas aparatur.

Rizali menyampaikan, pejabat fungsional memiliki posisi strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan karena mengedepankan keahlian dan kompetensi teknis. Karena itu, setiap pejabat dituntut menghasilkan kinerja nyata serta memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan publik.

“Jabatan fungsional itu landasannya keahlian. Jabatan struktural tidak berfungsi apa-apa jika tidak ada jabatan fungsional yang benar-benar paham dengan keahliannya,” ujar Rizali.

Ia juga mengingatkan pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas dan disiplin, meningkatkan kompetensi, serta terus menciptakan inovasi dalam pelayanan masyarakat. Koordinasi antara pejabat fungsional dan struktural juga dinilai menjadi kunci keberhasilan kinerja organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Rizali turut menyinggung penerapan manajemen talenta sebagai bagian dari sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutim. Penempatan maupun pengembangan karier ASN akan semakin didasarkan pada kompetensi, kualitas kerja, serta hasil evaluasi kinerja, bukan berdasarkan titipan atau permohonan personal.

“Di era kita untuk memilih manajemen talenta ini tidak ada lagi titipan-titipan ataupun permohonan personal yang menginginkan jabatan tertentu,” tegasnya.

Rizali juga mengingatkan seluruh ASN mengenai kondisi APBD Kutim yang mengalami tekanan sehingga diperlukan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Kebijakan seperti pelaksanaan bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat diarahkan untuk menghemat penggunaan fasilitas kantor, termasuk listrik dan air, tanpa mengurangi produktivitas kerja.

Terkait kesejahteraan ASN, Rizali berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik sehingga pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke depan dapat ditingkatkan kembali. Ia menilai kesejahteraan ASN turut berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong aparatur bekerja lebih optimal dalam mendukung pembangunan Kutim. (adv/SO2)

  • Bagikan