Pemkab Kutim Dorong Pembangunan Museum, Target Mulai 2027

  • Bagikan
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Ilham saat ditemui Awak Media

SIBERONE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mendorong terwujudnya pembangunan museum sebagai salah satu fasilitas kebudayaan daerah. Rencana tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027 setelah proses persiapan lahan dilakukan.

Kepala Bidang Kebudayaan Kutai Timur, Ilham, mengatakan pematangan lahan menjadi tahapan yang direncanakan mulai dilakukan pada 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat dilanjutkan dengan pembangunan fisik museum pada tahun berikutnya.

“Program kita itu adalah bagaimana mendorong segera terwujudnya Museum Kutai Timur. Pak Kepala Dinas sudah melaporkan kepada Pak Bupati bahwa tahun ini akan segera kita mulai pematangan lahan, dan harapan kita tahun depan sudah bisa dilakukan pembangunan,” ujar Ilham.

Namun, rencana tersebut masih harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran daerah. Efisiensi anggaran yang berlangsung saat ini menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan metode pembiayaan pembangunan museum.

Untuk mengatasi keterbatasan pembiayaan daerah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berupaya mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Usulan tersebut diarahkan agar pembangunan fisik museum dapat memperoleh pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ilham menyebut pengajuan dukungan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan. Upaya itu dilakukan agar pembangunan museum tetap dapat berjalan meskipun kemampuan anggaran daerah sedang terbatas.

“Pak Kadis kemarin mencoba mendorong supaya museum ini dibiayai oleh APBN. Kami sudah menyampaikan ke Kementerian Kebudayaan dan mudah-mudahan APBN bisa membantu pembangunan fisiknya,” jelasnya.

Dengan adanya persiapan lahan dan upaya mencari dukungan pembiayaan, Pemkab Kutim berharap pembangunan museum dapat mulai direalisasikan pada 2027. Kehadiran museum nantinya diharapkan menjadi salah satu fasilitas penting dalam pengembangan kebudayaan di Kutai Timur. (adv/SO2)

  • Bagikan