Kutim Siapkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah Mulai 2027

  • Bagikan
Ilham, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur

SIBERONE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyiapkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah sebagai salah satu program prioritas bidang kebudayaan yang ditargetkan mulai digalakkan pada 2027. Program ini diarahkan untuk memperkenalkan seni budaya secara langsung kepada peserta didik di lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Kebudayaan Kutai Timur, Ilham, menjelaskan program tersebut akan menghadirkan seniman atau maestro seni ke satuan pendidikan. Kehadiran mereka diharapkan memberikan pengalaman belajar seni secara langsung kepada siswa melalui proses pembinaan di sekolah.

Konsepnya, seniman yang memiliki keahlian pada bidang tertentu akan ditetapkan untuk mendampingi sekolah yang menjadi sasaran program. Para siswa kemudian mendapatkan bimbingan sesuai bidang seni yang dikembangkan selama program berlangsung.

“Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kebudayaan. Program ini menghadirkan seniman ke tingkat satuan pendidikan untuk mengenalkan dan membumikan kegiatan seni budaya di sekolah,” ujar Ilham.

Pelaksanaan program dirancang melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Dukungan pemerintah daerah diperlukan agar program tersebut dapat dijalankan di sekolah-sekolah yang nantinya ditetapkan sebagai sasaran.

Setiap seniman akan menjalankan proses pendampingan dalam jangka waktu sekitar enam bulan. Selama periode tersebut, maestro seni memberikan pembelajaran dan bimbingan kepada siswa sesuai bidang yang dikuasainya.

“Pemerintah pusat memberikan dukungan dan pemerintah daerah juga harus mendukung. Seniman akan diberikan ruang untuk masuk ke sekolah dan beraktivitas selama enam bulan untuk membimbing anak-anak di bidang seni,” jelasnya.

Ilham berharap program tersebut dapat menjadi ruang bagi seniman untuk berbagi keahlian sekaligus memperkuat pengenalan seni budaya kepada generasi muda. Pelaksanaan di sekolah juga diharapkan membuat pembelajaran seni lebih dekat dengan kehidupan peserta didik. (adv/SO2)

  • Bagikan