Aldryansyah: Ruang Politik Harus Terbuka untuk Generasi Muda

  • Bagikan
Aldryansyah, Anggota DPRD Kutai Timur termuda,

SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR- Anggota DPRD Kutai Timur termuda, Aldryansyah, kembali menekankan pentingnya percepatan regenerasi politik di tingkat daerah dengan mendorong anak-anak muda lebih terlibat dalam proses politik, meskipun tidak harus langsung mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Seruan itu ia sampaikan saat ditemui pada Senin (17/11/2025), seiring meningkatnya perhatian publik terhadap representasi generasi muda di parlemen daerah.

“Harus ada regenerasi. Saya ingat ada kebijakan di luar negeri pohon-pohon besar ditebang supaya pohon muda bisa tumbuh,” ujar Aldyansyah analogikan. Ungkapan itu menggambarkan pandangannya bahwa kesempatan bagi generasi muda perlu diperluas agar mereka dapat tumbuh dan mengambil peran strategis dalam pengambilan keputusan.

Politisi asal Daerah Pemilihan 5, yang meliputi Kecamatan Kaliorang, Kaubun, Karangan, Sangkulirang, dan Sandaran, menjelaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam politik tidak selalu harus dimulai dari pencalonan sebagai anggota dewan. “Bisa mulai dari ikut diskusi, jadi pengamat, mendampingi senior, atau aktif di organisasi kepemudaan. Yang penting belajar memahami proses politik dari dekat,” katanya. Ia menilai banyak ruang pembelajaran yang tersedia, dan proses itu bisa dimulai dari langkah sederhana sebelum akhirnya terjun lebih dalam.

Aldyansyah juga tidak menampik adanya tantangan mental bagi generasi muda yang ingin berkecimpung di dunia politik. Menurutnya, stigma negatif terhadap politisi masih kuat, terutama di ruang digital. “Banyak komentar menyebut anggota dewan pembohong, pengkhianat. Itu kena mental juga saya, apalagi saat isu sedang ramai,” ungkapnya jujur. Namun ia menegaskan bahwa tekanan semacam itu tidak seharusnya mematahkan semangat anak muda untuk berperan dalam pembangunan daerah.

Meski kritik kerap hadir, ia tetap mendorong agar generasi muda tidak ciut hati. “Jangan hanya yang tua-tuanya saja. Generasi kita juga bisa. Yang penting kuat mental, sabar menjelaskan kebijakan kepada masyarakat, dan tetap fokus memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya. Ia menilai bahwa politik daerah memerlukan energi baru agar kebijakan yang dihasilkan lebih dekat dengan dinamika masyarakat, termasuk aspirasi generasi milenial dan Gen Z.

Kehadiran Aldryansyah sebagai anggota DPRD termuda di Kutai Timur menjadi contoh nyata bahwa ruang bagi generasi muda semakin terbuka. Ia berharap keberadaannya di parlemen dapat menjadi pendorong bagi anak muda lainnya untuk ikut aktif dalam proses politik, sekaligus menjadi pengingat bahwa regenerasi bukan sekadar kebutuhan, tetapi sebuah keharusan yang tidak bisa ditunda. (adv/soj)

  • Bagikan