SIBERONE.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah antisipasi menyikapi kondisi kabut asap yang sempat menyelimuti wilayah tersebut. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman telah mengeluarkan edaran sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi yang terjadi.
Edaran tersebut salah satunya ditujukan untuk aktivitas pendidikan. Bupati meminta anak-anak sekolah beristirahat sementara sebagai langkah penyesuaian kegiatan di tengah kondisi kabut asap yang melanda.
Selain lingkungan sekolah, pembatasan juga menyasar kegiatan pemerintahan yang dilaksanakan di luar ruangan. Aktivitas tersebut diminta untuk dihentikan sementara sebagai bagian dari langkah pemerintah menyesuaikan kegiatan dengan kondisi udara.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan edaran tersebut telah dikeluarkan sejak sehari sebelum wawancara. Kebijakan itu menjadi langkah pemerintah daerah dalam merespons kondisi kabut asap yang terjadi di Kutai Timur.
“Saya sudah mengeluarkan edaran dari kemarin untuk istirahat bagi anak-anak sekolah, kegiatan pemerintahan yang ada di luar juga istirahat,” kata Ardiansyah.
Perkembangan kondisi di lapangan kemudian menunjukkan perubahan dibandingkan sebelumnya. Pada Jumat, suasana disebut mulai lebih cerah sehingga jarak pandang terlihat lebih jelas.
Ardiansyah berharap kondisi tersebut terus membaik dalam beberapa hari ke depan. Perbaikan keadaan udara diharapkan dapat membuat aktivitas masyarakat maupun pemerintahan kembali berjalan dengan kondisi yang lebih baik.
“Hari ini alhamdulillah ya, semua sudah mulai kelihatan jelas. Sepertinya cuaca hari ini juga cerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur masih berharap kondisi kabut asap tidak kembali memburuk. Perkembangan cuaca dan kondisi udara menjadi perhatian agar aktivitas yang sebelumnya disesuaikan melalui edaran dapat kembali berlangsung secara normal. (adv/SO2)














