
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Rencana pemasangan pelican crossing indotrafik di Kutai Timur yang diusulkan Dinas Perhubungan mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto.
Menurutnya, prioritas pembangunan di Kutai Timur saat ini seharusnya lebih diarahkan pada infrastruktur dasar dan transportasi umum.
“Saat ini kita masih fokus menata infrastruktur dasar, seperti trotoar yang nyaman untuk aktivitas masyarakat. Pelican crossing indotrafik memang penting, tetapi belum menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Pandi.
Ia menyoroti pentingnya pemerintah daerah mempelajari konsep kota maju, di mana masyarakat telah beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum. Menurutnya, langkah ini harus mulai diterapkan di Kutai Timur sebagai solusi jangka panjang.
“Pemerintah seharusnya mulai menyediakan transportasi umum gratis. Selain ramah lingkungan, ini juga akan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi,” tambahnya.
Pandi mengusulkan penggunaan mobil listrik untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Transportasi ini dapat beroperasi di wilayah strategis, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti sore hari.
“Anggaran kita mencukupi untuk mendukung program ini. Tinggal bagaimana mengelola dan mengimplementasikannya dengan tepat,” tegasnya.
Menurut Pandi, program transportasi umum seperti bus gratis lebih relevan dibandingkan membangun infrastruktur seperti jembatan atau pelican crossing yang belum mendesak.
“Kami di Komisi C DPRD akan mengusulkan program ini ke pemerintah daerah. Kami yakin langkah ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/so3)














