SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR— Plt Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur jalan penghubung antar desa di wilayahnya. Jalan yang menghubungkan kawasan Pos Jaga Pertamina hingga Sungai Papan menjadi fokus perhatian karena memiliki peran penting bagi mobilitas warga maupun aktivitas ekonomi.
Rusmiati menjelaskan bahwa terdapat dua jalur utama yang sedang ditangani. Jalur pertama memiliki panjang sekitar 6 kilometer, sementara jalur kedua sepanjang 4 kilometer. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai titik yang cukup signifikan. “Sekarang sisa 1,5 kilometer lagi yang belum terselesaikan,” ujar Rusmiati.
Ia menambahkan bahwa pihak kecamatan bersama pemerintah terkait akan segera duduk bersama untuk membahas percepatan penyelesaian ruas jalan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar hambatan yang ada dapat diselesaikan secara efektif dan tepat waktu.
Selain soal jalan, Rusmiati juga menyoroti pentingnya penyelesaian enclave di beberapa titik wilayah Sangatta Selatan. Hingga kini, tidak semua area telah masuk enclave, sehingga menghambat masuknya pembangunan dan program pemerintah. “Kami menuntut agar enclave direalisasikan di daerah itu. Kalau enclave jelas, pembangunan bisa segera masuk,” tegasnya.
Menurutnya, situasi ini telah membuat beberapa wilayah yang seharusnya berkembang menjadi tertinggal karena status lahan yang belum tuntas. Padahal, infrastruktur jalan dan fasilitas dasar lainnya sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya desa-desa yang berada jauh dari pusat kecamatan.
Rusmiati berharap pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian lebih terhadap wilayah Sangatta Selatan agar penyelesaian enclave dan pembangunan jalan bisa segera rampung. “Ini demi kepentingan masyarakat banyak. Jalan penghubung ini vital, dan penataan wilayah sangat menentukan kemajuan ke depan,” pungkasnya. (dy/adv)














