
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Masyarakat nelayan di Kenyamukan mengeluhkan kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari mereka. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya akses dan ketersediaan bahan bakar di daerah tersebut.
Nelayan yang menggantungkan hidupnya dari laut sangat membutuhkan bahan bakar untuk perahu mereka, namun terkadang masih kesulitan untuk mendapatkannya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yusri Yusuf menanggapi keluhan tersebut dengan berharap agar permasalahan ini segera diatasi.
“Permasalahan ini harus segera dikaji ulang dan ditemukan solusinya, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar dengan mudah dan terjangkau,” ujarnya.
Menurut Yusri, penting bagi pemerintah daerah untuk meninjau kembali sistem distribusi bahan bakar di Kenyamukan dan memastikan bahwa fasilitas yang ada dapat berfungsi dengan baik seperti SPBU mini yang ada di wilayah tersebut.
“Akses terhadap bahan bakar harus dipermudah, agar nelayan bisa melanjutkan aktivitas mereka tanpa terbebani masalah logistik,” lanjutnya.
Yusri juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi bahan bakar setelah permasalahan ini diselesaikan.
“Jika sudah ada solusi, pengelolaan bahan bakar harus diawasi dengan ketat agar tidak ada penyalahgunaan yang merugikan masyarakat,” kata Yusri.
Dengan penyelesaian masalah ini, diharapkan masyarakat nelayan di Kenyamukan dapat lebih mudah mengakses bahan bakar. Tentu, ini akan mendukung keberlanjutan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.(adv/so3)














