DP3A Kutai Timur Gencarkan Perlindungan Anak dan Sosialisasi Anti Kekerasan di Masyarakat

  • Bagikan
Bidang Penataan Layanan Operasional Konselor DP3A Kutim, Lukman

SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur terus menggencarkan perlindungan terhadap anak melalui program sosialisasi pencegahan kekerasan seksual di wilayahnya.

Melalui Bidang Penataan Layanan Operasional Konselor DP3A Kutai Timur, Lukman mengungkapkan anak di bawah usia 18 tahun menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kekerasan, termasuk kekerasan seksual.

“Kasus yang paling banyak terjadi adalah kekerasan seksual terhadap anak. Sayangnya, kesadaran masyarakat untuk melapor masih rendah, sehingga kemungkinan besar banyak kejadian yang tidak diketahui pihak berwenang,” jelas Lukman.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, DP3A aktif melakukan sosialisasi di berbagai kecamatan dan sekolah. Upaya ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya melaporkan kejadian kekerasan pada pihak berwenang sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa ada pusat pelayanan yang siap membantu dan mendampingi korban,” tambahnya.

Selain sosialisasi, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga telah menyediakan rumah perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan. Di rumah perlindungan ini, anak-anak mendapatkan layanan psikologi untuk membantu pemulihan mental mereka.

UPTD PPA turut bekerja sama dengan kepolisian, kejaksaan, dan dinas terkait guna memastikan penanganan yang komprehensif bagi para korban. Dengan dukungan ini, masyarakat diharapkan tidak ragu melapor agar kasus kekerasan dapat segera ditindaklanjuti. (adv/so3)

  • Bagikan