Permintaan Gula Semut Mencapai 5 Ton

  • Bagikan
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Ekonomi Kreatif, Teguh Budi Santoso

SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Gula Semut Aren Genja asal Kutai Timur kini tengah mendapatkan permintaan tinggi dari pasar Internasional. Permintaan yang datang, termasuk dari Malaysia, bahkan mencapai 5 ton. Namun, hingga saat ini kapasitas produksi di Kutai Timur baru mampu mencapai 1 ton. Hal ini dikarenakan sebagian besar petani di Kecamatan Teluk Pandan masih menggunakan metode produksi skala rumah tangga.

“Potensi pasar gula semut aren sangat besar, tetapi kami masih terkendala di kapasitas produksi,” ujar Kepala Dinas Koperasi UKM, dan Ekonomi Kreatif Kutai Timur Teguh Budi Santoso.

Oleh karena itu, Teguh mengusulkan pembangunan rumah produksi bersama yang dapat membantu meningkatkan produksi dan kualitas produk. Rumah produksi ini diharapkan mampu menyediakan fasilitas pengolahan, branding, hingga pengemasan agar produk yang dihasilkan lebih standar dan dapat memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Selain itu, lokasi rumah produksi akan disesuaikan agar dekat dengan sentra produksi gula semut, seperti di Teluk Pandan dan Sangatta Selatan.

“Kami ingin memastikan petani mudah mengakses rumah produksi ini agar distribusi bahan baku bisa lebih efisien,” tambahnya.

Jika terealisasi, program ini akan mendukung kesejahteraan petani lokal dan meningkatkan daya saing produk gula semut Kutai Timur di pasar Internasional. (adv/so3)

  • Bagikan