SIBERONE.ID, SANGATTA – Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2028. Pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kutai Timur tengah menyiapkan sejumlah tahapan agar fasilitas tersebut dapat mendukung kebutuhan konektivitas dan pelayanan transportasi laut di daerah.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, menyampaikan bahwa target pengoperasian Pelabuhan Kenyamukan menjadi bagian dari agenda yang terus dikawal oleh pihaknya. Penyelesaian fasilitas tersebut diharapkan dapat membuka akses pelayaran yang lebih terarah dari Kutai Timur menuju sejumlah wilayah lain.
Menurut Masrianto, pengoperasian pelabuhan nantinya tidak hanya berkaitan dengan kesiapan fasilitas, tetapi juga membutuhkan koordinasi dengan sejumlah instansi yang memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan transportasi laut.
“Untuk peresmian nanti dan untuk operasional pelabuhan ini ke depan insyaallah akan kita koordinasikan dengan KSOP yang ada di sini dan juga Dinas Perhubungan Provinsi serta Kementerian Perhubungan,” ujar Masrianto.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk menyiapkan aspek operasional pelabuhan sebelum layanan pelayaran dijalankan. Dishub Kutim akan menyesuaikan pelaksanaan dengan ketentuan serta kewenangan masing-masing instansi terkait.
Untuk tahap awal, pemerintah daerah telah mengarahkan rencana rute pelayaran yang akan dilayani dari Pelabuhan Kenyamukan. Jalur tersebut mencakup koneksi dari Sangatta menuju Donggala dan selanjutnya Mamuju.
Rute itu direncanakan menjadi bagian dari layanan pelayaran perintis yang akan diupayakan ketika Pelabuhan Kenyamukan mulai beroperasi. Dengan adanya jalur tersebut, pelabuhan diharapkan memiliki fungsi yang lebih luas dalam menghubungkan Kutai Timur dengan wilayah lain melalui transportasi laut.
Masrianto menyebut target layanan pelayaran perintis tersebut diarahkan untuk berjalan pada 2028, mengikuti kesiapan Pelabuhan Kenyamukan. Tahapan koordinasi dengan instansi terkait akan menjadi bagian penting sebelum operasional perdana dilakukan.
“Insyaallah ke depan ini rute perdana untuk Pelabuhan Kenyamukan adalah Sangatta-Donggala dan Mamuju. Pelayaran perintis kita upayakan nanti ke depan di 2028,” katanya.
Dengan target tersebut, Dishub Kutai Timur masih memiliki waktu untuk memastikan kesiapan operasional sekaligus membangun koordinasi lintas instansi. Pelabuhan Kenyemukan diharapkan dapat menjadi salah satu simpul transportasi laut yang memperkuat konektivitas Kutai Timur pada tahun-tahun mendatang. (adv/SO2)














