Bantuan Alsintan Perkuat Mekanisasi Pertanian di Bengalon dan Long Mesangat

  • Bagikan
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Purno Edi saat ditemui Tim Redaksi Siberone

SIBERONE.ID, SANGATTA – Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) untuk pengolahan lahan terus diperkuat di Kutai Timur (Kutim). Sejumlah peralatan diberikan kepada kelompok tani, termasuk traktor roda empat dan mesin pengolah lahan roda dua yang diarahkan ke kawasan pertanian seperti Bengalon dan Long Mesangat.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Purno Edi, menyampaikan bantuan tersebut menjadi bagian dari sarana yang dibutuhkan petani untuk menunjang pekerjaan di lahan. Penggunaan alat diharapkan membuat proses pengolahan lebih efektif dibanding hanya mengandalkan tenaga manual.

Untuk traktor roda empat, bantuan disebut telah diterima kelompok tani di Kecamatan Bengalon dan Long Mesangat. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung tahapan pengolahan lahan sebelum kegiatan budidaya berlangsung.

Selain traktor roda empat, terdapat pula bantuan alat pengolah tanah roda dua atau rotavator. Peralatan tersebut juga diarahkan ke wilayah sentra pertanian, termasuk Bengalon dan Long Mesangat, sesuai kebutuhan kelompok penerima.

DTPHP juga mencatat adanya bantuan hand tractor untuk mendukung aktivitas petani. Penggunaan berbagai jenis mesin itu disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di lahan serta kondisi pertanian masing-masing kelompok.

Purno menjelaskan mekanisasi menjadi salah satu cara untuk membantu petani menjaga produktivitas. Peralatan yang tersedia dapat mempercepat pekerjaan sekaligus mengurangi beban tenaga dalam tahapan pengolahan lahan.

“Untuk meningkatkan produksi, sekaligus pengendalian kekeringan, ada beberapa sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan melalui usulan kelompok tani,” ujar Purno Edi.

Menurutnya, dukungan alat perlu diikuti kemampuan petani dalam memanfaatkan fasilitas tersebut secara tepat. Penggunaan bersama antarkelompok juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar bantuan tidak hanya tersimpan, tetapi benar-benar menunjang kegiatan pertanian.

“Kami berharap petani tetap semangat melakukan aktivitas usahanya dan alat ini bisa dimanfaatkan bersama-sama dengan yang lainnya,” kata Purno.

Dengan tambahan berbagai jenis alsintan tersebut, pengolahan lahan di sejumlah kawasan pertanian Kutim diharapkan semakin terbantu. Pemanfaatan dan perawatan yang baik menjadi kunci agar peralatan dapat digunakan dalam jangka panjang untuk mendukung produktivitas petani. (adv/SO2)

  • Bagikan