SIBERONE.ID, KUTIM – Aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Sandaran, Kutai Timur, banyak bertumpu pada sektor perikanan dan perkebunan. Kedua bidang tersebut menjadi bagian dari mata pencaharian warga yang berkembang sesuai karakter wilayah Sandaran.
Plt Camat Sandaran, Mulyadi, mengatakan pekerjaan masyarakat di sembilan desa cukup beragam. Namun, secara umum kegiatan ekonomi warga banyak berkaitan dengan aktivitas menangkap ikan serta mengelola lahan perkebunan.
Kawasan pesisir menjadi ruang bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari laut. Sementara masyarakat lainnya memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menjalankan kegiatan perkebunan sebagai sumber pendapatan keluarga.
“Kalau skala umum, Kecamatan Sandaran itu ada nelayan dan kebun,” ujar Mulyadi.
Sektor perkebunan juga berkembang seiring keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayah Sandaran. Masyarakat tidak seluruhnya memiliki kebun sendiri, sehingga kepemilikan lahan perkebunan belum tersebar secara merata di seluruh warga.
Di sisi lain, terdapat pola kemitraan antara perusahaan dan masyarakat melalui perkebunan plasma. Skema tersebut memberikan kesempatan bagi sebagian masyarakat untuk memperoleh bagian dari kegiatan perkebunan melalui kerja sama dengan perusahaan.
Mulyadi menjelaskan keberadaan kebun masyarakat tidak hanya berasal dari kepemilikan pribadi. Sebagian warga juga terhubung dengan kegiatan perkebunan melalui pola kemitraan yang tersedia di sekitar wilayah tempat tinggal mereka.
“Tidak semua punya. Yang jelas masyarakat ada yang punya, tapi tidak merata semua masyarakat punya kebun sendiri,” kata Mulyadi.
Selain nelayan dan perkebunan, masyarakat Sandaran juga menjalankan aktivitas pertanian dalam skala tertentu. Namun, berdasarkan gambaran umum yang disampaikan pemerintah kecamatan, perkebunan menjadi salah satu kegiatan yang semakin banyak diminati masyarakat.
Keragaman mata pencaharian tersebut memperlihatkan aktivitas ekonomi warga Sandaran yang menyesuaikan potensi wilayah. Perikanan berkembang di kawasan pesisir, sedangkan perkebunan menjadi salah satu pilihan ekonomi masyarakat di wilayah yang memiliki lahan untuk dikelola. (adv/SO2)














