Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang Dorong Sejumlah Proyek Infrastruktur Masuk Skema Multiyears

  • Bagikan
Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang

SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR- Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Masdari Kidang, mendorong sembilan proyek infrastruktur prioritas di wilayah Bengalon dan sekitarnya agar dapat dikerjakan melalui skema multiyears 2026–2028.

Usulan ini ia sampaikan karena kondisi sejumlah akses jalan dan jembatan di daerah tersebut dinilai sudah sangat mendesak untuk diperbaiki.

Masdari menyebut sejumlah ruas jalan seperti Jalan di Muara Bengalon, serta jalan penghubung Desa KM 110 menuju Tepian Madani, kondisinya sudah lama dikeluhkan masyarakat. Beberapa di antaranya bahkan tidak bisa dilalui ketika hujan deras.

“Kalau di Jalan 10 November itu, kalau banjir air bisa sampai pinggang. Jalan-jalan itu memang harus segera ditingkatkan,” ujarnya.

Selain jalan, Masdari juga kembali mengusulkan pembangunan Jembatan Tepian Langsat. Ia menyebut jembatan di Tepian Langsat sebenarnya sudah pernah diusulkan dan bahkan telah melalui uji ketahanan tanah, namun hingga kini belum terealisasi.

Karena itu, ia menilai skema multiyears menjadi peluang agar proyek besar seperti ini dapat dikerjakan tanpa terbentur keterbatasan anggaran tahunan.

Menurutnya, kebutuhan anggaran proyek-proyek tersebut cukup besar. Jembatan Tepian Ansar diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp60 miliar, sementara peningkatan jalan di wilayah Bengalon seperti Jalan 10 November, Jalan M. Yusuf, dan jalan penghubung KM 110–Tepian Madani masing-masing diperkirakan menelan biaya sekitar Rp10 miliar.

“Kalau kita tidak mengusulkan, kita rugi. Dengan skema multiyears, proyek besar bisa diselesaikan bertahap,” jelasnya.

Masdari menegaskan bahwa DPRD Kutim mendukung penuh program pembangunan yang diajukan pemerintah daerah selama memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menilai rencana multiyears yang dirancang hingga 2028 memberikan peluang besar untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis, mulai dari peningkatan akses antar desa, jalan menuju pelabuhan, hingga infrastruktur penunjang kawasan permukiman.

“Semua ini untuk kepentingan masyarakat. Kami dari dewan siap mendukung agar pembangunan di Bengalon dan wilayah sekitar bisa segera terwujud,” tutupnya. (adv/soj)

  • Bagikan