SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Kutai Timur terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui inovasi pemasangan plang call center pemadam kebakaran di sejumlah titik strategis, hingga ke gang-gang permukiman warga, Damkar Kutim berupaya memastikan masyarakat dapat dengan mudah dan cepat menghubungi petugas saat terjadi kebakaran.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Damkar Kutim untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap laporan kebakaran di lapangan. Kepala bagian sarpras Damkar Kutim, Sudarto, menegaskan pihaknya selalu siap bergerak cepat begitu mengetahui adanya kebakaran, bahkan tanpa menunggu laporan resmi.
“Memberikan pelayanan terbaik, teman-teman juga sudah berusaha. Kalau ada kebakaran dan kami tahu, tanpa laporan pun kami langsung berangkat. Apalagi kalau ada laporan dari masyarakat, kami bergerak cepat. Laporan kepada pimpinan kami sampaikan sambil jalan, karena kalau menunggu, nanti kasihan masyarakat,” ujarnya.
Selain meningkatkan sistem pelaporan, Damkar Kutim juga terus mengintensifkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Melalui berbagai cara kreatif, seperti pembagian stiker berisi nomor darurat pemadam saat perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Timur, hingga pemasangan plang merah berisi nomor call center di lingkungan padat penduduk.
“Edukasi itu tetap dijalankan. Kami sering sosialisasi, dan saat ulang tahun Kutim kami buat stiker-stiker nomor pemadam. Sekarang kalau lewat di gang-gang, di pinggir jalan sudah ada plang merah dengan nomor pemadam. Bahkan, kami sudah siapkan layanan melalui WhatsApp agar masyarakat bisa menelpon tanpa pulsa. Tujuannya supaya laporan bisa cepat masuk dan kami bisa cepat ke lokasi,” tambahnya.
Inovasi layanan melalui WhatsApp call tanpa pulsa menjadi terobosan baru yang diapresiasi masyarakat. Sistem ini memudahkan warga untuk menghubungi petugas dengan cepat, terutama di daerah yang sulit akses jaringan telepon seluler.
Langkah proaktif ini tidak hanya menunjukkan kesiapsiagaan tim Damkar Kutim, tetapi juga menggambarkan bagaimana pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berbasis teknologi.
Dengan pendekatan cepat tanggap dan edukatif ini, Damkar Kutai Timur kini menjadi contoh daerah yang sukses memadukan inovasi teknologi dan semangat pelayanan publik di bidang penyelamatan kebakaran. (az/adv)














