SIBERONE.ID, KUTIM – Aktivitas perkebunan kelapa sawit semakin banyak dilakukan masyarakat Desa Manubar, Kecamatan Sandaran. Komoditas ini menjadi salah satu bidang yang kini ramai digeluti warga dalam menjalankan kegiatan perkebunan di wilayah desa.
Kepala Desa Manubar, Mastar, mengatakan sawit menjadi komoditas yang paling banyak dikelola masyarakat saat ini. Perkebunan sawit dijalankan oleh warga dengan latar belakang pekerjaan yang tidak hanya berasal dari sektor perkebunan.
Perkembangan tersebut terlihat dari masyarakat yang tetap mengelola kebun meski memiliki pekerjaan sebagai pegawai. Berkebun menjadi aktivitas tambahan yang dilakukan sebagian warga di luar pekerjaan mereka sehari-hari.
“Kalau untuk perkebunan, sekarang ini sawit. Masyarakatnya banyak yang berkebun juga,” kata Mastar.
Kegiatan berkebun juga tidak terbatas pada warga yang menjadikan sektor tersebut sebagai pekerjaan utama. Sebagian pegawai di Manubar turut memiliki kebun dan tetap menjalankan aktivitas perkebunan di tengah pekerjaan mereka.
Kondisi itu membuat perkebunan sawit menjadi bagian dari aktivitas masyarakat dengan pekerjaan yang beragam. Pengelolaan kebun dilakukan secara berdampingan dengan pekerjaan lain yang dijalankan warga.
Mastar menyebut masyarakat kini cukup ramai memilih sawit untuk dikelola. Aktivitas tersebut menjadi gambaran perkembangan perkebunan yang tengah dijalankan masyarakat di Desa Manubar.
“Yang jelas, sekarang masyarakat saya ramai-ramai berkebun sawit. Itu yang banyak dilakukan masyarakat di sini,” ujarnya.
Dengan semakin banyaknya warga yang mengelola kebun sawit, komoditas tersebut menjadi salah satu bagian penting dari aktivitas masyarakat Desa Manubar. Perkebunan sawit pun terus menjadi pilihan warga dalam memanfaatkan kegiatan ekonomi berbasis lahan di desa. (adv/SO2)














