SIBERONE.ID, SANGATTA – Pembinaan koperasi di Kutai Timur (Kutim) mencatat rangkaian prestasi dalam lima tahun terakhir. Sejak 2022, Dinas Koperasi dan UKM Kutim berulang kali meraih penghargaan, mulai dari tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga tingkat nasional.
Capaian tersebut diawali pada 2022 ketika Kutim meraih predikat sebagai pembina koperasi terbaik se-Kalimantan Timur. Penghargaan serupa kembali dipertahankan pada 2023, menunjukkan posisi Kutim tetap berada di peringkat pertama dalam penilaian pembinaan koperasi tingkat provinsi.
Penghargaan kemudian berkembang pada 2024. Melalui Dekopin Pusat, Bupati Kutim memperoleh penghargaan sebagai Pembina Koperasi Andalan tingkat nasional. Pada tahun yang sama, Dinas Koperasi dan UKM Kutim juga mendapat penghargaan sebagai stand terbaik dalam kegiatan yang diikuti.
Prestasi di tingkat provinsi kembali berlanjut pada 2025. Kutim kembali menempati juara pertama sebagai pembina koperasi terbaik se-Kalimantan Timur, sekaligus memperpanjang capaian yang telah diraih dalam dua tahun sebelumnya.
Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Kutim, Firman Wahyudi, mengatakan rangkaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembinaan koperasi yang dilakukan secara berkelanjutan. “Tahun 2022 kita mendapat predikat satu pembina koperasi terbaik se-Kaltim, 2023 masih mempertahankan predikat satu,” kata Firman saat diwawancarai, Kamis (04/09/2026).
Memasuki 2026, capaian pembinaan koperasi Kutim kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Menteri Koperasi memberikan penghargaan kepada Bupati Kutim atas dedikasinya dalam memajukan koperasi di wilayah tersebut.
Di tahun yang sama, inovasi digital juga menambah catatan prestasi Dinas Koperasi dan UKM Kutim. Aplikasi SiGAP Koperasi meraih juara pertama inovasi daerah yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kutim. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi mengenai koperasi.
“2026 ini puncaknya, Menteri Koperasi memberikan penghargaan kepada Bupati Kutim karena dedikasinya memajukan koperasi di wilayahnya. Kita juga mendapat juara satu inovasi daerah dengan aplikasi SiGAP Koperasi yang bisa diakses seluruh masyarakat,” ujar Firman. (adv/SO2)














