SIBERONE.ID, SAMARINDA – Ada yang spesial di Kaltim. Pasalnya, ada seorang turis atau bule yang berminat untuk membuat buku tentang sejarah di Kaltim. Ialah masalah sejarah Kutai pada abad 18-19.
Ia bernama Michael Hopes. Pria Sidney 1956 sebenarnya sudah membuat buku pertamanya bertajuk ILMU : Magic and Deviation amongst the Benuaq and Tunjung Dayak terbitan tahun 1997 oleh penerbit Puspa Swara (Pustaka Pembangunan  Swadaya Nusantara) dan Rio Tinto Foundation.
Buku tersebut tersimpan baik di perpustakaan dan merupakan salah satu koleksi konten lokal Kalimantan Timur yang diminati. Selain itu sering pula dipergunakan oleh pemustaka lainnya.
“Pagi ini saya bertandang ke perpustakaan untuk kedua kalinya, seingat saya pertama kali menginjakkan kaki ke perpustakaan sekitar  tahun 1992 yang lalu,” ujar Michael.
Katanya, ia bertandang ke perpustakaan untuk mencari literatur berkaitan dengan sejarah Kutai  abad 18-19. Dilanjutkannya, hobi lamanya menulis akan terus dilakukannya dan berencana akan menulis tentang Sejarah Kutai dengan Suku Dayak.
“Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, saya dapat memenuhi sumber referensinya untuk garapan  buku terbaru,” katanya.
Dirinya berharap agar kiranya buku tersebut dapat segera terbit. Sehingga bisa menjadi refrensi bagi masyarakat Kaltim. (adv/so/mst)














