SIBERONE.ID, DENPASAR – Panitia Khusus (Pansus) pembahas Raperda Provinsi Kalimantan Timur tentang Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Kesenian Daerah. Melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
Kunjungan tersebut secara khusus, agar memperoleh masukan dari daerah yang memiliki dan menjunjung tinggi nilai budaya. Sehingga raperda yang dibahas Pansus yang diketuai Sarkowy V Zahry tersebut, dapat menyempurnakan muatan Raperda ketika disahkan.
Wakil Ketua Pansus Mimi Meriami BR Pane, yang hadir didampingi UPTD Taman Budaya, dalam pertemuan yang diterima oleh Ngurah Adi Plt Sekretaris Dinas Kebudayaan Bali, mengatakan bahwa masukan dari Bali sangat diperlukan sebagai bahan menguatkan muatan isi Raperda, Rabu (28/9).
Lebih lanjut, daerah yang mengusung visi Gubernur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru. Serta Bahagia Sakala Niskala melalui Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan.
“Visi kesepuluh yang berkaitan dengan budaya, yaitu memajukan kebudayaan Bali melalui peningkatan, perlindungan, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan nilai-nilai adat, agama, tradisi, seni dan budaya Krama Bali,” jelas Ngurah Adi.
Ngurah Adi juga menerangkan, yang menjadi mendesak bagi Bali terkait kebudayaan, yakni pentingnya dokumentasi. Baik untuk sekecil apapun terkait budaya yang ada di Bali. Selain itu, Bali juga memiliki Ceraken Budaya Bali sebagai pangkalan data bagi budaya Bali dan semua yang terkait dengan budaya dan tradisi di Bali.
“Sehingga dapat diketahui masyarakat. Ceraken ini sudah berjalan dua tahun terakhir, akan dilaunching dalam waktu dekat,” kata Ngurah Adi.
Untuk diketahui, Bali membentuk Perda terkait Kebudayaan pada tahun 2020, budaya dunia dan festival seni juga masuk dalam Perda Kebudayaan tersebut. Bali juga memiliki Majelis Kebudayaan Bali, dulu namanya Listidia. Dibentuk sendiri, bagaimana cara mengelola SDM bidang budaya, Majelis juga diberi kesempatan memberi masukan kepada Dinas Kebudayaan mengenai isu-isu di lapangan.
“Keberadaan Majelis juga sampai di kabupaten kota,” terangnya.
Adapun keanggotaan dalam Pansus kesenian ini yaitu, Ely Hartaty Rasyid, Yeni Eviliana, dan Saefuddin zuhri. (adv/tw)














