Keterbatasan Anggaran, Diskominfo Kutim Pilih Tambah Storage Sebelum Beli Server Baru

  • Bagikan
Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, saat diwawacarai Tim Redaksi Siberone

SIBERONE.ID, SANGATTA – Pengembangan infrastruktur digital Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Di tengah meningkatnya kebutuhan penyimpanan data, Diskominfo Staper Kutim belum memprioritaskan pembelian server baru.

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, mengatakan kapasitas server yang tersedia saat ini masih cukup untuk mendukung kebutuhan sistem digital pemerintah daerah.

“Yang pasti sementara ini server kita masih cukup. Mungkin solusinya kami mencoba menambah storage sementara, tapi tidak membeli server dulu,” kata Ronny saat diwawancarai, Rabu (02/09/2026).

Penambahan storage dipertimbangkan sebagai solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan kapasitas penyimpanan. Pengadaan server baru akan dilakukan apabila kondisi anggaran daerah memungkinkan.

“Kalau memungkinkan kita beli server, tapi kalau tidak memungkinkan solusi keduanya adalah menambah storage,” ujarnya.

Adapun kebutuhan pengembangan tersebut tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah. Ronny mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah pengadaan infrastruktur digital.

“Menyesuaikan kondisi keuangan kita. Keterbatasan anggaran memang iya,” jelasnya.

Selain menambah kapasitas, Diskominfo Staper juga menyiapkan rencana pencadangan server. Namun, seluruh pengembangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan pembiayaan daerah.

“Kalau tahun ini anggaran turun, makanya kami enggak berani dulu,” katanya.

Untuk sementara, Diskominfo Staper memilih mengoptimalkan server yang ada dengan opsi penambahan storage. Kedepannya upaya pengadaan server baru akan dipertimbangkan kembali apabila anggaran daerah memungkinkan. (adv/SO1)

  • Bagikan