SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR- Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur jalan di Dapil 2 menjadi kebutuhan mendesak yang tidak boleh ditunda. Jalan Trans Rawapuri disebutnya sebagai akses vital yang menghubungkan masyarakat menuju pusat pelayanan di Sangatta.
“Itu sangat urgen, karena jadi jalur utama warga Trans Rawapuri ke Sangatta maupun ke Batu Ampar,” ujarnya.
Menurut Yusri, sejumlah ruas yang diusulkan sudah masuk dalam rencana, mulai dari akses Muara Bengalon hingga jalan Trans Rantau Pulung dari Simpang Kabo menuju SP3 Puskesmas. Meski demikian, ia menyebut prosesnya masih menunggu penyesuaian kemampuan anggaran.
“Semua sudah diakomodir, tinggal menunggu realisasi bertahap sesuai kapasitas keuangan daerah,” katanya.
Nilai usulan diperkirakan mencapai Rp55 miliar hingga Rp70 miliar untuk penyelesaian penuh. Dana itu disebutnya realistis berdasarkan kajian teknis. Ia menilai pemerintah dapat menyelesaikannya melalui skema kontrak bertahap.
“Tahap pertama, kedua, sampai ketiga. Yang penting tuntas dan pembayarannya juga harus selesai,” tegasnya.
Ia menyebut pembangunan jalan tersebut akan berdampak langsung pada mobilitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pertanian dan permukiman transmigrasi. Akses mudah akan mempercepat distribusi hasil panen serta kebutuhan pokok.
“Ini menyangkut kehidupan sehari-hari warga, makanya saya fokus memperjuangkannya,” terang Yusri.
Yusri menegaskan bahwa konsentrasi utama dirinya tetap pada wilayah dapil. Menurutnya, setiap anggota DPRD memang harus mendalami wilayah kerjanya masing-masing.
“Biar lebih mudah memfilter kebutuhan masyarakat. Itu tugas kami sebagai wakil rakyat,” tutupnya. (adv/sl)














