SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR— Pemerintah Kutai Timur melalui Dinas Pariwisata (Dispar) akan memperbarui konsep penyelenggaraan festival budaya. Mulai dari kurasi penampilan hingga pengaturan tata panggung akan diperbaiki. Pembenahan ini dilakukan untuk meningkatkan citra festival agar lebih diminati wisatawan. Tahun depan, konsep festival akan tampil lebih modern dan rapi.
Kepala Dispar Kutim, Nurullah, mengungkapkan bahwa festival budaya Kutim memiliki konten yang kuat. Namun, peningkatan pada aspek teknis perlu dilakukan.
“Kontennya kaya, tapi produksi harus ditingkatkan agar terlihat profesional,” katanya.
Hal ini berkaitan dengan tuntutan wisatawan yang menginginkan kenyamanan visual. Kurasi peserta juga akan diperketat agar identitas budaya tiap daerah dapat ditampilkan secara lebih jelas.
Pertunjukan yang dihadirkan harus mencerminkan kekayaan budaya Kutim. Dispar ingin setiap penampilan memiliki nilai edukasi. Unsur budaya lokal menjadi fokus utama dalam penyajian acara.
Selain teknis pertunjukan, kenyamanan pengunjung juga akan diperhatikan. Penataan pedagang, area duduk, dan tata suara akan diperbaiki. Festival harus menjadi ruang publik yang tertib. Lingkungan yang rapi akan meningkatkan pengalaman wisatawan. Penonton pun dapat menikmati acara secara maksimal.
Dispar juga berencana menggandeng komunitas seni lokal untuk meningkatkan kualitas festival. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat industri kreatif daerah. Seniman lokal diberikan ruang tampil lebih luas.
Semakin banyak panggung, semakin berkembang kreativitas masyarakat. Nurullah optimistis festival yang dikelola secara profesional akan meningkatkan kunjungan wisata.
“Kalau festival bagus, wisatawan datang dan ekonomi bergerak,” ujarnya. (sl/adv)














