SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR— Kawasan olahraga Stadion Kudungga Sangatta kini menjadi primadona bagi warga Kutai Timur setelah direvitalisasi dan dibangun dengan standar nasional. Lintasan lari yang tersedia bahkan telah memenuhi standar atletik dunia, sehingga memberikan pengalaman olahraga yang aman dan profesional bagi masyarakat maupun atlet muda daerah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, menyampaikan bahwa perubahan wajah kawasan ini sangat luar biasa dibandingkan kondisi sebelumnya yang rusak dan tidak terawat.
“Dulu kawasan ini hancur dan tidak terurus, tapi sekarang orang sampai rebutan berolahraga di Stadion Kudungga,” ujarnya.
Basuki menegaskan bahwa pemerintah membuka akses fasilitas olahraga tersebut secara gratis untuk masyarakat.
“Untuk yang mau lari, saya buka dari jam 6 pagi sampai 6 sore, GRATIS. Ini berbeda dengan tempat lain yang berbayar. Hanya untuk event-event tertentu yang dikenakan retribusi sesuai perda, dan hasilnya masuk ke kas daerah serta KPAD,” jelasnya.
Antusiasme warga menggunakan fasilitas ini menunjukkan kesadaran dan minat tinggi terhadap olahraga. Menurut Basuki, peningkatan fasilitas juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah mendorong gaya hidup sehat serta membina bibit atlet lokal.
“Kami ingin anak muda Kutim punya wadah dan kesempatan yang sama seperti daerah maju lainnya,” tambahnya.
Ke depan, pemerintah merencanakan penambahan fasilitas baru di kawasan seluas sekitar 57–58 hektar tersebut. Salah satu yang tengah dirancang adalah kolam renang berstandar nasional.
“Master plan kawasan Kudungga sudah disiapkan. Targetnya, kawasan ini menjadi pusat olahraga yang lengkap dan membanggakan Kutai Timur,” pungkas Basuki. (sl/adv)














