SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR— Kepala Dinas Perikanan Kutai Timur menegaskan komitmennya mendukung nelayan lokal melalui program peningkatan kapasitas di tahun 2025. Melalui bidang Penangkapan Ikan, pemerintah akan memperbanyak pelatihan dan bimbingan teknis bagi para nelayan untuk memperoleh sertifikasi kompetensi resmi.
Pelatihan tersebut mencakup sertifikasi keselamatan berlayar (safety first), standar bekerja di kapal, serta keterampilan teknis penangkapan. Beberapa peserta bahkan akan diberangkatkan mengikuti pelatihan ke Balai Pelatihan Perikanan Bitung untuk mendapatkan sertifikat resmi yang diakui secara nasional.
“Pelatihan dan sertifikasi ini sangat penting karena menjadi syarat bekerja di kapal dan meningkatkan profesionalisme nelayan kita,” ujar Kadis Perikanan Yuliansyah.
Program ini sebelumnya sudah menghasilkan sejumlah nelayan bersertifikat, dan tahun depan jumlahnya akan diperluas. Keberhasilan ini disebut tak lepas dari dukungan Ketua DPRD, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Kutim.
Meskipun bantuan alat tangkap besar belum dapat diberikan akibat efisiensi anggaran, Dinas Perikanan tetap memastikan nelayan terus mendapat penguatan melalui pengetahuan dan kompetensi.
“Alat tangkap memang belum bisa banyak kita bantu. Tapi kapasitas nelayan tetap kita tingkatkan melalui pelatihan,” tambahnya.
Diharapkan, sertifikasi tersebut meningkatkan peluang kerja nelayan di kapal-kapal besar dan memperbaiki taraf hidup keluarga nelayan.
Program peningkatan kapasitas ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Kutim untuk memastikan sektor perikanan tangkap tetap tumbuh secara berkelanjutan. (sl/adv)














