SiberOne.id – Meski diguyur hujan, pelaksanaan upacara mengibarkan bendera Merah Putih di Kutai Timur (Kutim) tetap dilaksanakan pukul 9.15 Wita (17/8/2021). Hal tersebut untuk menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tetap bersemangat meskipun hujan membasahi seragam kebanggaan mereka Selasa .
Peserta upacara yang terdiri dari Kodim 0909/Kutim, Lanal Sangatta,Polres Kutim serta Satpol PP tetap berbaris rapi di bawah guyuran hujan. Membuat pakaian yang dikenakan menjadi basah menyeluruh.
Upacara berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutim, kompleks perkantoran Bukit Pelangi, Sanggatta Utara. Penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19 tetap dikedepankan. Sehingga semua peserta wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan membatasi jumlah peserta upacara. Tak heran, jika setiap peleton hanya terdri dari 10 personel saja.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, selaku inspektur upacara merasa bangga. Meskipun hujan tak kunjung reda, namun petugas paskibraka tetap menyelesaikan tugas dengan baik. Komandan Kodim 0909/Kutim Letkol Czi Pabate mengatakan, semangat Merah Putih tetap tidak berubah. Walaupun dalam situasi pandemi Covid-19.
“Tetap harus wujudkan Indonesia tangguh Indonesia tumbuh,” katanya.
Pabate mengingatkan masyarakat, agar mengisi hari kemerdekaan lebih bijak dan mendukung pemerintah dalam memerangi Covid-19. Mengingat, masa pandemi belum berakhir. Sedangkan Kutim masih menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV.
“TNI bersama instansi terkait yang ada di Kutim, harus bekerja keras memerangi Covid-19. Semangat kemerdekaan harus tetap digaungkan. Walaupun sekarang sedang menghadapi pandemi. Seluruh elemen masyarakat harus bersinergi agar wabah cepat berlalu,” tutupnya. (so)














