Siber-One.id – Pemerintah daerah (pemda) dan TNI-PolRi, BPBD, Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim, bersinergi melakukan pengecekan tempat yang direncanakan untuk isolasi bagi warga yang terpapar covid-19. Tempat tersebut akan dikhususkan bagi orang tanpa gejala (OTG) ataupun gejala ringan.
Upaya dilakukan guna mengurangi risiko meningkatnya kasus Covid-19, serta tempat isolasi yang terpusat. Sehingga memudahkan bagi tim satgas maupun pihak kesehatan untuk melakukan pengecekan kepada yang melaksanakan isolasi. Proses pengontrolan pun akan menjadi mudah. Ini disampaikan ujar Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Pabate.
“Satgas melakukan pengecekan guna mengantisipasi jika terjadi perkembangan lonjakan kasus terpapar covid-19. Sehingga hal yang tidak diinginkan dapat dikontrol,” ungkapnya.

Ada beberapa titik yang disambangi. Di antaranya SMAN 2 Sangatta, Gor Kudungga Sangatta dan Diklat Pemkab Kutim. Pabate juga mengajak masyarakat untuk berkomitmen mengurangi penambahan angka Covid-19 di Kutim.
“Mari berkomitmen mengurangi jumlah pasien yang terpapar, dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengurangi mobilitas dan kerumunan. InsyaAllah dengan upaya, kasus terkonfirmasi covid-19 dapat ditekan. Sebagaimana harapan bersama agar covid bisa hilang,” harapnya.
Perlu diketahui, kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Pabate, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko, Kadiskes Kutim dr Bahrani, Direktur RSUD Kudungga dr Anik, Kepala BPBD Kutim Safruddin serta pihak terkait. (so)














