Tangani Arsip Rusak, DPK Kaltim Punya Cara Khusus

  • Bagikan
IST

SIBERONE.ID, SAMARINDA – Sebagai upaya menjaga dan melestarikan arsip-arsip penting. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar restorasi dan preventif terhadap arsip rusak.

Sebab arsip merupakan sumber informasi penting untuk berbagai keperluan. Baik bidang pemerintahan, pendidikan hingga sejarah. Maka penting menjaga dan melestarikan setiap arsip agar tetap dapat dimanfaatkan generasi di masa mendatang.

Arsiparis DPK Kaltim Ana Paliyanti Sari mengungkapkan, restorasi arsip dilakukan untuk memperbaiki arsip dalam kondisi rusak. Ada tahapannya untuk memuluskan langkah itu. Bahkan pihaknya terbiasa melakukan restorasi arsip dalam skala kerusakan ringan, Jumat (1/12).

“Kalau untuk kebakaran dan besar fisiknya itu belum kita lakukan restorasi. Mungkin kedepannya bisa memberikan layanan seperti itu,” sebutnya.

Menurutnya, Kearsipan DPK Kaltim juga melakukan pencegahan kerusakan arsip atau reservasi preventif. Pencegahan kerusakan arsip dilakukan dengan cara pengontrolan suhu dan sanitasi tempat penyimpanan arsip.

“Dengan dilakukannya reservasi preventif, kelestarian arsip dapat terjaga keawetannya,” harapnya.

Selain itu, pencegahan itu harus dilakukan ruangan diberi AC. Kemudian ada pengatur suhu ruangan agar tetap lembab.  Secara berkala sebulan sekali atau dua bulan sekali diberi kapur barus di box-box arsip.

“Karena tanpa perawatan yang tepat, rak jarang arsip-arsip yang disimpan mengalami kerusakan. Faktornya banyak. Seperti faktor alam, manusia hingga faktor lainnya,” terangnya.

Untuk faktor alam yang dapat merusak arsip, yakni banjir dan kerusakan alam lainnya serta perubahan suhu dan kelembaban. Hal itu tentu membuat arsip cepat alami kerusakan. Sedangkan faktor manusia adalah kelalaian dalam penyimpanan yang menyebabkan arsip-arsip hilang.

“Sekarang kami memiliki depo arsip yang dilengkapi fasilitas memadai untuk menjaga keamanan dan kelestarian arsip,” akunya.

Depo arsip tersebut memiliki sistem keamanan yang ketat. Mulai dari suhu, kelembaban yang terkendali hingga tenaga arsiparis berpengalaman dalam menangani kearsipan. Namun, tidak semua arsip dapat disimpan di depo arsip.

“Arsip-arsip yang rusak ringan dapat diperbaiki terlebih dahulu sebelum disimpan di depo arsip,” tutupnya. (adv/so)

  • Bagikan