
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Jimmi, menanggapi kelangkaan LPG yang melanda wilayah Kutai Timur. Ia menyebutkan, masalah kelangkaan ini tidak hanya terjadi di Kutai Timur, tetapi juga hampir merata di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Kita tidak tahu pasti apa penyebab kelangkaan gas LPG ini, masalah ini terjadi hampir di seluruh Kalimantan Timur,” ujar Jimmi.
Menurutnya, salah satu faktor yang mempengaruhi kelangkaan LPG adalah ketidaksinkronan data penerima yang belum terikat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Hal ini menyebabkan distribusi gas LPG tidak sampai ke lokasi-lokasi yang benar-benar membutuhkan.
“Seharusnya data masyarakat yang kurang mampu menjadi acuan untuk mendistribusikan LPG ke tempat yang memang membutuhkan,” tambah Jimmi.
Ia juga berharap agar Disperindag dapat bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk memastikan siapa saja yang berhak dan menjadi prioritas dalam menerima LPG subsidi.
“Hingga kini kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Kami belum bisa memastikan apa yang menjadi penyebab utama kelangkaan ini,” ungkapnya.
Jimmi minta pemerintah segera melakukan evaluasi dan perbaikan dalam sistem distribusi LPG agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (adv/so3)














