Fitri Bantu Hadroh

  • Bagikan
IST: Foto Bersama

SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Kecenderungan pada seni adalah merupakan salah satu kodrat manusia dengan pengertian banyak manusia yang memiliki jiwa seni yang berkembang menurut bakat dan minat masing-masing.

Kesenian juga merupakan bagian yang sangat penting bagi pembentukan pribadi manusia karena kesenian berfungsi menghaluskan perasaan serta budi pekerti manusia.

Hadroh adalah merupakan kesenian rebana yang mengakar pada kebudayaan Islam yang sering disebut sebagai kegiatan syiar lewat syair. Di Indonesia

Kesenian hadroh juga merupakan sebuah bentuk dari kesenian Agama Islam yang didalamnya akan termasuk ke dalam berbagai macam bentuk sholawat yang dimana akan diberikan kepada Nabi Muhammad SAW yang dimasukkan sebagai sebuah bentuk media yang akan melakukan penyiaran dari agama Islam.

Hadroh memiliki fungsi dalam melakukan penyebaran dari agama Islam dalam metode hiburan di karenakan pada hadroh sendiri akan membawa orang-orang untuk membesarkan nama Allah SWT serta Nabi Muhammad SAW.

Biasanya hadroh itu sering terlihat ketika di acara melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya sholawat nya diiringi dengan lantunan nada indah dari hadroh.

Kesenian hadroh menjadi salah satu kesenian yang banyak dipertunjukkan di kalangan masyarakat. Biasa digunakan untuk mengiringi lagu-lagi bernafaskan Islami. Dewasa ini kesenian hadroh tidak saja bernuansa seni namun juga terkait dengan identitas.

Kesenian ini menyebar diberbagai dunia bahkan Indonesia.Termasuk di Kutim. Di Kutim sudah banyak yang memainkan alat kesenian ini. Hal itulah yang mendasari Anggota DPRD Kutim Fitriani memberikan bantuan alat hadroh.

“Alhamdulillah pembagian alat hadroh untuk majelis taklim.  Semoga bermanfaat buat ibu – ibu untuk penguatan keagaman,” kata Fitri.

Fitri berharap alat ini akan semakin menambah semangat para pecinta kesenian keagamaan. Pastinya, dapat bermanfaat bagi semua masyarakat.

“Ini merupakan salah satu kecintaan kita kepada masyarakat khususnya mereka yang membidangi seni hadroh,” katanya. (adv/so1)

  • Bagikan