
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Infrastruktur dasar merupakan hal yang wajib dipenuhi bagi setiap pemerintahan. Baik pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, bertanggung jawab memastikan pembangunannya dilaksanakan lebih merata.
Ya, infrastruktur dasar meliputi pelayanan listrik, air bersih, kesehatan, pendidikan dan jalan. Semua itu sangat dibutuhkan masyarakat. Baik dari kawasan perkotaan, pedalaman hingga pesisir. Salah satu yang paling dikeluhkan masyarakat, yakni kondisi jalan yang kurang memadai.
Bahkan kerap menyulitkan warga melintas. Ketika hujan jalan berlumpur, sedangkan panas debu seperti sebuah santapan hangat. Padahal, dengan kualitas jalan yang baik, akan berdampak pada banyak sektor. Terutama sektor perekonomian di setiap wilayah yang akan menerima dampak positif.
“Lagi-lagi masalah infrastruktur masih menjadi harapan yang sudah dinantikan masyarakat. Khususnya di wilayah pedalaman,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yan.
Sejauh ini, kata dia, masyarakat selalu bertanya pada dirinya kapan pembangunannya dimulai. Terutama jalan penghubung antar wilayah dan jalan usaha tani.
“Permintaan masyarakat agar bisa segera merealisasikan pembangunan bukan tanpa sebab. Karena hingga saat ini kondisi infrastruktur, khususnya jalan masih menjadi permasalahan yang perlu perhatian secara serius ,” tutur politikus Gerindra itu.
Dia menilai, jalan menjadi satu aspek penting untuk perekonomian masyarakat. Terutama para petani dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka. Dia pun berharap, dukungan APBD yang dimiliki saat ini, pemerintah bisa fokus dalam pengelolaan anggarannya untuk pembangunan infrastruktur dasar.
“Sudah tidak ada alasan untuk tidak bekerja mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur,” tegasnya. (adv/so2)














