
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Potensi wisata di Kutim cukup melimpah. Hampir semua bentuk wisata terdapat di Kutim. Baik wisata bahari (laut dan pantai) hutan, gunung, gua, prasejarah, maupun buatan seperti masjid, makam, taman, kuliner ,dan lainnya.
Namun sayang, beberapa wisata belum dikelola dengan baik. Sebut saja pantai Teluk Lombok, Teluk Perancis, Teluk Kaba, Jepu-jepu, sekerat, dan lainnya.
Infrastruktur di sana masih kurang memadai. Masih terlihat buruk. Pun fasilitas penunjang lainnya. Seperti gazebo, WC, tempat menginap, dan beberapa kebutuhan wisatawan.
Melihat hal itu, anggota DPRD Kutim, Mulyana ikut menyorot hal itu. Kata dia, diantara promosi yang menjual ialah wajibnya infrastruktur memadai. Diantaranya jalan wajib baik dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami melihat masih sangat kurang. Tentu saja harapan kita kelak terpenuhi semua. Karena potensi wisata kita luar biasa,” katanya.
Ada beberapa hal yang harus dibenahi tekan dia, yakni penentuan SDM yang baik. SDM perlu dilatih agar dapat mengelola wisata yang baik. Tentu wajib didukung oleh pemerintah. Kedua ialah jalan. Jalan pun wajib baik superioritas.
“Semua ini wajib dikawal untuk mewujudkan wisata yang baik. Kelak tak hanya wisatawan lokal, akan tetapi hingga mancanegara yang datang,” katanya.
Jika semua terwujud, dirinya yakin akan menambah PAD Kutim. Tentu kedepan pemerintah tak lagi mengandalkan pertambangan, namun memanfaatkan PAD wisata.
“Sementara ini benahi dulu semua infrastruktur, kemudian promosikan. Jika sudah baik, maka dapat berfikir untuk dijadikan PAD. Sementara ini ya proses promosi saja dulu,” katanya. (adv/so1)














