
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Ramadani anggota DPRD Kutim, ikut miris lantaran masih banyak masyarakat Kutim yang belum menikmati listrik. Padahal, mereka berada ditengah-tengah kota atau pemerintahan.
Apalagi kata Politisi PPP itu, sudah lama tiang-tiang listrik berdiri. Seharusnya hal itu sudah dapat dialiri listrik seperti pada umumnya. Hal ini diketahui saat dirinya langsung menyambangi lokasi tersebut.
Tak hanya itu, dirinya juga menyayangkan lantaran berdekatan dengan perusahaan terbesar. Seharusnya perusahaan peka atas masalah tersebut. Dirinya tak tau apa yang menjadi kendala.
“Kami akan bertemu dengan PLN dan perusahaan. Jika tidak maka akan dilakukan hearing,” katanya.
Yang menjadikan dirinya sangat miris ialah langsung berhadapan dengan perusahaan. Jika hal itu tak dapat direalisasikan maka pihaknya akan berupaya agar masyarakat sekira 150 warga tersebut dapat menikmati listrik.
“Kita akan gunakan APBD. Biar mereka bisa merasakan listrik juga. Semoga saja dapat terealisasi semua,” katanya.
Diketahui, sebanyak 150 an warga di Dusun 8 Desa Singa Gembara Kecamatan Sangatta Utara belum tersentuh listrik. Anehnya, kawasan tersebut hanya sekira 6 kilo atau tak lebih 10 menit dari kawasan perkantoran. Pun langsung berbatasan dengan perusahaan.
Terpaksa, untuk memenuhi listrik warga menggunakan PLTS secara mandiri. Sementara warga lainnya menggunakan genset. Tentu mereka kembali ke jaman dahulu. “Tuang sudah tahunan, tapi listrik belum masuk, kata warga setempat.
Mereka pun tak tahu apa yang menjadi penyebab lambannya proses pemasangan listrik. Padahal, mereka sudah berusaha mengajukan dan terus melakukan komunikasi.
“Kami juga tak tau apa masalahnya. Semoga saja segera terealisasi segera. Sehingga kami masyarakat segera menikmatinya,” katanya. (adv/so1)














