
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dipastikan akan menepati janjinya, untuk mendukung anggaran percepatan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, Kecamatan Sangatta Utara, melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBD).
Informasi itu diperoleh dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Jimmy, setelah menyambangi Komisi V DPR RI, untuk memastikan bantuan APBN. Politikus PKS itu memastikan, pihak Komisi V DPR RI tidak akan melupakan janjinya.
“Usulan percepatan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan sudah dialokasikan melalui APBN tahun ini,” sebutnya.
Tidak itu saja, alokasi APBD juga dipastikan besar. Bahkan mencapai Rp 70 miliar. Sehingga peluang menyelesaikan salah satu proyek strategis nasional (PSN) itu sangat terbuka lebar. Dia pun berharap apa yang dijanjikan kepada Kutim dapat direalisasikan sesegera mungkin.
“Masyarakat sudah lama menantikan penuntasan Pelabuhan Kenyamukan. Makanya dukungan APBN sangat diharapkan,” akunya.
Bantuan tersebut juga memperjelas bahwa percepatan pembangunan kenyamukan memiliki tiga sumber anggaran. Selain APBN, ada CSR PT KPC Rp 20 miliar dan APBD Kutim. Sehingga peluangnya semakin besar diselesaikan dan dapat dioperasikan sesuai target, yakni 2024 mendatang.
“Kan menjadi akses penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mempercepat kemajuan daerah,” ucapnya.
Keberadaan Pelabuhan Kenyamukan juga akan menghubungkan Kutim dengan daerah lain antar pulau. Bahkan posisi Kutim menjadi lebih strategis, dengan keberadaan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.
“Yang pasti pengaruhnya sangat besar terhadap perekonomian di Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/so2)














