
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Tak sedikit atlet asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menorehkan prestasi saat gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim), yang digelar di Kabupaten Berau tahun lalu.
Tentu dapat menjadi modal positif bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim), untuk memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi yang membanggakan dalam gelaran event olahraga empat tahunan itu.
“Raihan medali yang diperoleh membuat Kutim menempati urutan kelima. Meskipun tidak mempertahankan juara umum. Tapi, Pemkab Kutim tetap akan memberikan bonus kepada para atlet berprestasi yang memperoleh medali dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan,” ucap anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Muhammad Amin.
Namun, dia tetap mempertanyakan kepada pemerintah terkait bonus yang sudah dijanjikan untuk diberikan kepada para atlet berprestasi. Mengingat hingga kini belum juga tersalurkan kepada para atlet.
“Sangat memprihatinkan. Padahal sudah menjadi perhatian banyak pihak,” sebutnya.
Politikus Demokrat itu pun mendorong pemkab, agar menyegerakan pencairan bonus tersebut. Mengingat para atlet telah berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan prestasi.
“Jangan lama-lama pencairannya (bonus atlet). Kalau bisa cepat kenapa tidak,” sebutnya.
Pasalnya, dengan bonus tersebut tentu menjadi penyemangat para atlet. Tentunya ketika jasa mereka dibutuhkan, mereka tidak akan memberikan penolakan.
“Kita harus menjaga atlet berprestasi. Jangan sampai diambil daerah lain,” jelasnya.
Bersama jajaran legislatif lainnya, dia memastikan akan menanyakan perihal tersebut kepada Pemkab Kutim. Sebagai upaya mencari tahu kendala yang menjadi penyebab lambatnya bonus diberikan kepada para atlet berprestasi.
“Meskipun bonus pasti akan diberikan, tetap harus menjelaskan apa yang menghambat penyalurannya kepada para atlet berprestasi,” pungkasnya. (adv/so2)














