
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) perlu memaksimalkan pembangunan. Mengingat sampai saat ini infrastruktur dasar seperti jalan belum sepenuhnya dinikmati masyarakat pedalaman dan pesisir.
Bahkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim fokus mengejar ketertinggalan infrastruktur dasar. Hal itu disampaikan anggota Komisi D DPRD Kutim Yuli Sa’pang.
“Seperti jalan penghubung antar desa hingga kecamatan, yang menjadi salah satu permasalahan utama,” sebutnya.
Politikus PDIP itu juga meminta kepada pemkab, untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Mengingat dengan beroperasi pelabuhan itu, memiliki potensi yang sangat besar terhadap perekonomian kabupaten ini.
“Karena dengan beroperasi Pelabuhan Kenyamukan, akan semakin membuka Kutim dari daerah lain. Distribusi pun menjadi lebih efektif dan efisien,” jelasnya.
Apalagi Pemkab Kutim telah mengalokasikan Rp 120 miliar untuk memaksimalkan pembangunan pelabuhan tersebut, melalui program multi years contract (MYC).
“Makanya saya optimis dapat diselesaikan sesuai target. Saya akan terus mendorong pemerintah untuk meningkatkan konsentrasi di berbagai program pembangunan di seluruh wilayah yang ada di Kutim,” akunya.
Seharusnya, kata dia, program MYC sudah dijalankan lebih awal. Mengingat program yang dijalankan memiliki alokasi anggaran yang sangat besar. Sedangkan hingga kini, kegiatan tidak juga dijalankan.
“Jangan sampai malah menjadi silpa (sisa lebih perhitungan anggaran), seperti tahun lalu. Kan nilai silpa tahun lalu lebih Rp 1 triliun,” terangnya.
Organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten ini pun diminta memaksimalkan pelaksanaan anggaran di segala sektor.
“Terutama terhadap pelayanan, karena menjadi titik terpenting untuk memenuhi harapan seluruh masyarakat,” tutupnya.
Untuk diketahui, kabupaten ini memiliki luas wilayah serupa dengan gabungan Provinsi Banten dan Jawa Barat (Jabar). Tak heran jika pembangunan hingga 18 kecamatan se-Kutim belum juga merata hingga saat ini. (adv/so2)














