
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Tak bisa dianggap remeh, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki alam yang menjanjikan. Baik sumber daya alam (SDA) dimiliki hingga wisata alam yang tersebar di 18 kecamatan. Maka jangan heran, jika kabupaten ini dapat disebut Magic Land, karena banyak yang ada di sini tidak dimiliki daerah lain.
Ya, potensi pariwisata yang ada pun dianggap sangat menggairahkan. Sedangkan belum semuanya dimanfaatkan dengan baik. Padahal dapat menjadi aset penting bagi daerah ini. Bahkan memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).
“Tentu berdampak pada program pembangunan wilayah objek wisata itu,” kata anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Yuli Sa’pang.
Dia menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim mesti memaksimalkan semua potensi tersebut. Didukung dengan pembangunan akses masuk menuju sektor pariwisata yang representatif.
“Harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah. Kan akan menjadi sumber peningkatan PAD. Termasuk menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Dia pun meminta kepada Dinas Pariwisata Kutim, memberikan dukungan penuh, dengan mengalokasikan anggaran yang memadai untuk menunjang pembangunan di sekitar objek wisata yang belum terjamah.
“Apalagi Dinas Pariwisata menjadi leading sektor kepariwisataan di Kutim. Mereka harus bisa berkonsentrasi terhadap program pengembangan yang sudah dimiliki,” imbuhnya.
Mengingat dengan dukungan anggaran yang memadai, membuatnya politikus PDI Perjuangan itu optimis program pemaksimalan sektor pariwisata menjadi salah sektor yang menjanjikan.
“Sehingga dapat memberikan dampak positif. Terutama untuk perkembangan perekonomian daerah. Termasuk berkontribusi pada pembangunan infrastruktur lokal,” harapnya.
Dia menilai, kabupaten yang terletak di bagian Utara Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini sangat seksi. Sehingga harus dimanfaatkan semua yang menjadi potensi bagi daerah.
“Seluruh program pembangunan yang ada bisa dimaksimalkan. Termasuk menunjang sektor pariwisata,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kabupaten ini memiliki hutan yang menyimpan banyak objek wisata. Tersembunyi di antara rimbunnya hutan, tentu membuat pengunjung merasakan ketenangan. Baik air terjun, hutan adat, gugusan karst hingga pemandangan bawah laut. (adv/so2)














