SIBERONE.ID, KUTIM – Serbuan vaksinasi Mulawarman Tangguh kembali digelar Kodim 0909/Kutai Timur. Hal itu sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity di Kutai Timur (Kutim). Sehingga status level III terhadap pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) di kabupaten yang berada di kawasan Utara Kalimantan Timur (Kaltim) itu menjadi menurun.
Sebab, capaian vaksinasi memengaruhi terhadap level PPKM. Sedangkan status zona merah yang disandang Kutim, disebabkan penularan covid-19 yang cukup signifikan terjadi. Makanya, Kodim berupaya meningkatkan imunitas warga dengan memaksimalkan vaksinasi di koramil-koramil binaannya.
Melalui Koramil 0909-01/Sangatta, pihaknya menggelar vaksinasi terhadap masyarakat umum, lansia dan usia 6-11 tahun. Kegiatan itu berlangsung di Dusun VII, Kecamatan Sangatta Utara. Pihaknya pun kembali bersinergi dengan UPT Puskesmas dan senkom mitra Polri. Sehingga vaksin gratis berhasil disalurkan, Senin (28/2/2022).
“Kami harap vaksin TNI dapat mendukung percepatan kekebalan tubuh masyarakat,” kata Danramil Sangatta Kapten Cba Heru Eko.
Sedangkan vaksinasi kali ini, kata dia, merupakan vaksinasi lanjutan sebelumnya. Dia pun mengharapkan, agar warga yang telah vaksin memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum sempat mengikuti vaksinasi.
“Tidak ada efek berbahaya bagi tubuh. Setidaknya berikan pemahaman kepada keluarga dan tetangga,” harapnya.
Sedangkan masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan, di imbaunya datang ke tempat pelaksanaan vaksinasi. Sebab, pihaknya akan memberikan pelayanan bagi seluruh masyarakat.
“Hari ini 161 dosis vaksin sinovak dan astrazeneca berhasil disuntikan. Terima kasih kepada peserta vaksin dan orang tua yang turut serta mensukseskan program pemerintah. Sebagai peningkatan daya tahan tubuh bagi peserta vaksin itu sendiri juga sebagai pencegahan terhadap virus,” jelasnya.
Selain itu, Heru juga memberikan semangat dan mengingatkan para penerima vaksin tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Mudah-mudahan semua kegiatan vaksinasi ini berjalan lancar. Baik yang dilaksanakan pemerintah, TNI, Polri maupun perangkat-perangkat organisasi yang lain. Sehingga bisa mencapai persentase vaksin semakin tinggi,” pungkasnya. (so)














