SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhirnya mengakomodasi sejumlah proyek strategis yang yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, memastikan seluruh paket pembangunan tersebut dikerjakan melalui skema tahun jamak atau Multiyears Contract (MYC).
Salah satu proyek prioritas yang disetujui ialah jalan tembus Muara Bengalon – Simpang Muara Bengalon. Jalur ini dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah sekaligus mempercepat mobilitas warga.
“Alhamdulillah sudah diakomodir. Salah satunya jalan tembus antara Muara Bengalon sampai Simpang Muara Bengalon,” ujar Yusri.
Selain itu, pemerintah juga memasukkan pembangunan ringroad dari pengalihan Jalan Poros Bontang ke jalur lingkar (Ringroad) guna mengurangi risiko kecelakaan yang kerap melibatkan kendaraan pengangkut alat berat.
“Ringroad ini diarahkan untuk menghindari kecelakaan dari kendaraan-kendaraan besar yang selama ini masuk lewat jalan poros,” terangnya.
Tak berhenti di situ, Jalan Poros Rantau Pulung juga telah mendapatkan lampu hijau. Proyek panjang tersebut dipastikan mulai dikerjakan tahun depan, seluruhnya menggunakan pola MYC untuk menjamin keberlanjutan pengerjaan hingga tuntas.
“Insya Allah tahun depan sudah dimulai. Semuanya multiyears,” tambahnya.
Secara total, ada 32 proyek yang tercantum dalam RPJMD dan tersebar di berbagai daerah pemilihan (dapil). Yusri menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh usulan tersebut berjalan sesuai target.
“Harapannya, semua ini bisa kita kawal agar segera terlaksana dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat. Pembangunan harus berjalan dengan baik,” tegasnya. (adv/soj)














