
SIBERONE.ID, KUTIM – Dedikasi sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam perhatian memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi salah satu komitmen Anggota Komisi B DPRD Kutim Alfian Aswad.
Di daerah pemilihan (dapil) IV yang melingkupi Kecamatan Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun dan Karangan (Sangsaka), Alfian siap merealisasikan aspirasi dan mengakomodir usulan.
“Yang prioritas untuk diselesaikan yakni penimbunan batu merah di Jalan Desa Susuk dan Mangkurangan Kecamatan Sandaran. Kondisinya sudah ditimbun sepanjang 4 kilometer, namun masih kurang,” ujarnya.
Selanjutnya, pembukaan jalan untuk usaha tani dan lingkungan di kecamatan pesisir. Ia pun menegaskan dalam prosesnya kembali diusulkan untuk tahun anggaran 2023.
“Jalan usaha tani itu untuk Desa Susuk dan Perupuk. Kalau di Sangkulirang, kita usulkan untuk jalan lingkungan,” ulasnya.
Kemudian bergeser ke Kaliorang juga mendapat jatah peningkatan jalan usaha tani. Termasuk di Kaubun program yang sama. Baik jalan usaha tani dan lingkungan akan direalisasikan di SP-2, SP-4, SP-6 dan SP-7.
“Kalau di Karangan masih berproses pengadaan kultivator melalui Dinas Pertanian (Distan). Prosesnya masih tahap lelang,” terang politikus Demokrat itu.
Berlanjut, ke pengadaan sapi untuk kelompok tani yang dianulir karena marak penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Namun sudah ditukar dengan bebek untuk Desa Marukangan dan Tanjung Mangkalihat. Sudah proses lelang, karena pokirnya itu disatukan,” katanya.
Alfian menegaskan untuk bantuan 2.500 ekor bebek akan dibagikan kepada beberapa kelompok tani.
“Alokasinya ini sudah termasuk dalam pembuatan kandangnya,” terangnya.
Berikutnya, di Desa Pengadan, Alfian juga terus mengawal pelaksanaan pipanisasi untuk menunjang penyaluran air bersih dari PDAM.
“Karena ini menjadi program prioritas di Desa Pengadan Kecamatan Karangan. Kami juga sudah menggelar hearing dengan pihak PDAM. Tidak hanya untuk Desa Pengadan, pipanisasi juga akan berlangsung untuk desa-desa lainnya di Sangsaka,” tutupnya. (adv/so)














