
SIBERONE.ID, KUTIM – Meski deklarasi damai terhadap pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak telah digelar. Namun Ketua DPRD Kutim Joni meminta agar upaya Pemkab Kutim itu menjadi perhatian semua pihak yang terlibat saat pelaksanaan pilkades.
“Langkah ini sudah baik dan harus mendapatkan apresiasi. Apalagi demi kondusifitas di Kutai Timur agar tetap aman,” jelasnya.
Maka itu, seluruh tim sukses (timses) harus memberikan pemahaman yang baik kepada para pendukung setiap calon. Termasuk para calon diminta dengan tegas menerapkan.
“Harus bisa menahan diri. Terutama timses yang memiliki peran utama. Sehingga harus bersikap professional,” terangnya.
Dia tak ingin, ada pemahaman politik yang salah disampaikan kepada para pemilih. Mengingat, setiap calon dengan yakin siap dengan apapun hasil pemungutan suara.
“Kan sudah sama-sama mendeklarasikan bahwa apapun hasilnya, harus diterima dengan legowo,” tuturnya.
Dia meminta, sportivitas selalu dihidupkan. Sehingga dapat menghindari kecurangan saat pilkades berlangsung.
“Pembangunan akan maksimal kalau suatu daerah selalu kondusif. Saling mendukung untuk pembangunan itu harus,” tutupnya.
Sejauh ini, terdapat 244 calon kepala desa yang dipastikan berkontestasi di pesta politik tingkat desa itu. Hal itu wajar, mengingat ada 77 desa yang akan menggelar pemilihan yang berlangsung setiap enam tahun sekali itu. Apalgi semua tahapan sudah dilakukan.
Mulai dari penetapan calin hingga pencabutan nomor urut. Adapun seleksi tambahan juga sudah hingga penetapan oleh panitia tingkat desa juga sudah diberlakukan bagi desa yang memiliki calon lebih dari lima.
Perlu diketahui, deklarasi damai tersebut merupakan upaya Pemkab Kutim menjaga kondusifitas daerah. (adv/rk)














