SIBERONE.ID, KUTIM – Yudisium Program Studi (Prodi) Manajemen S1 dan Akuntansi S1 telah digelar Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara (Stienus) Sangatta. Ya, 134 mahasiswa yang lulus itu mengikuti prosesi Yudisium pukul 9.00 Wita, di Kampus 3 Stienus Sangatta, Jalan Margo Santoso, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Sabtu (27/8/2022).
Terdapat 96 dari Prodi Manajemen dan Akuntansi 38. Berasal dari Angkatan 2015, 2016, 2017 dan 2018.
“Tiga lulusan dari masing-masing prodi dinyatakan cumlaude (Prodi Manajemen tiga dan Prodi Akuntansi tiga),” kata Ketua Stienus Sangatta Dr Amransyah.
Dia memastikan, pihaknya berupaya menyediakan Prodi S2 yang rencananya dibuka tahun depan. Sehingga sebelum yudisium tahun depan dilakukan, Prodi S2 sudah tersedia.
“Jadi memudahkan para lulusan yang ingin melanjutkan jenjang S2. Termasuk bagi masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikan, tapi ingin lokasi yang lebih dekat. Insya Allah tahun depan kami buka (Prodi Jenjang S2),” bebernya.
Pihaknya juga terus berupaya memudahkan para mahasiswa yang masih menempuh pendidikan. Terutama bekerja sama dengan berbagai pihak untuk bantuan beasiswa. Jika tahun lalu terdapat 160 mahasiswa yang mendapat beasiswa kartu Indonesia pintar (KIP). Tahun ini 60 mahasiswa Stienus Sangatta dipastikannya mendapat beasiswa tersebut.
“Ini cukup untuk menunjang biaya pendidikan dan biaya hidup para mahasiswa. Alhamdulillah dibiayai pemerintah pusat,” jelasnya.
Dia juga bersyukur, 150 mahasiswanya tahun ini telah mengikut program kuliah kerja nyata (KKN) Angkatan XI, dengan masa pengabdian 45 hari. Semuanya tersebar di empat kecamatan. Di antaranya Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan dan Bengalon.
“Sebenarnya masih banyak permintaan mahasiswa KKN, karena keterbatasan anggaran tidak bisa menerima semuanya,” tuturnya.
Seperti Kecamatan Muara Bengkal yang belum pernah tersentuh. Sedangkan Muara Wahau, pihaknya sudah dua tahun tidak mengirim mahasiswa KKN ke sana.
“Anggaran memang terbatas, hanya swadaya dari mahasiswa dan kampus. Kami harap ada bantuan dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah untuk tahun depan,” tutupnya. (so)














