SIBERONE.ID, KUTIM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Joni menghadiri wisuda Santri ke-3, yang digelar LPPTKA Dewan Pimpinan Kecamatan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPK-BKPRMI) Kecamatan Rantau Pulung, Kutai Timur (Kutim), Minggu (12/06/2022).
Terdapat 80 santri dan santriwati yang diwisuda. Joni menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, hingga kegiatan tersebut berjalan dengan sukses.
“Terima kasih kepada guru-guru yang telah berupaya dengan niat yang ikhlas, mencetak generasi penerus bangsa. Tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tapi juga unggul tentang agama,” sebutnya.
Menurutnya, DPK-BKPRMI memiliki peran penting dalam membangun Pendidikan bidang keagamaan di Rantau Pulung. Khususnya dalam mengajar baca tulis Al Quran. Mengingat, tantangan dan permasalahan pembentukan moral generasi muda sangat besar.
“Sehingga perlu upaya keras dan kerja sama semua pihak. Anak perlu dibekali kemampuan baca Al Quran sejak dini,” terangnya.
Politikus PPP itu melanjutkan, dengan wisuda tersebut diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya perkembangan bagi generasi penerus. Anak-anak menjadi soleh dan solehah, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, mandiri dan memiliki kepedulian sosial yang baik.
“Saya harap pimpinan BKPRMI di Kutai Timur, bisa berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, agar jam belajar yang ada sekarang bisa dipertahankan untuk para santri,” harapnya.
Kendati demikian, lebih bagus lagi bila jam belajar agamanya bisa ditambah. Sehingga ilmu yang diperoleh TK dan TPA tetap melekat.
“Kalau mereka masuk sekolah yang berbeda, tidak akan lupa dengan apa yang telah dipelajarinya. Khususnya pelajaran agamanya,” pungkasnya. (adv/so)














