SIBERONE.ID, KUTIM – Program vaksinasi massal terus digencarkan berbagai pihak di Kutai Timur (Kutim). Terutama untuk meningkatkan herd immunity di seluruh lapisan masyarakat. Sama halnya dengan vaksinasi massal Indonesia Sehat, Indonesia Hebat yang digencarkan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur (Kaltim).
Seluruh kabupaten kota se-Kaltim akan digencarkan program tersebut. Sementara di Kutim, terdapat 200 vaksin astrazeneca dosis pertama. Sedangkan 300 vaksin sinovac dosis pertama dan kedua yang diperuntukan kepada usia 12 tahun ke atas dan lanjut usia (lansia).
Binda Kutim menggelar kegiatan tersebut di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Sangatta Selatan. Koordinator Binda Wilayah Kutim Bagus mengatakan, ini pertama kali pihaknya melaksanakan vaksinasi massal.
“Sebelumnya sudah terlaksana di beberapa kota lainnya. Tapi, bulan ini (Desember) seluruh kabupaten kota se-Kaltim akan dijangkau,” ujarnya, Senin (6/12/2021).

Dia bersyukur antusias masyarakat Sangatta Selatan sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang rela mengikuti antrean.
“Sejauh ini tidak ada kendala. Mencari sasaran yang cukup sulit. Kan sebagian besar masyarakat sudah tervaksin. Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan kondusif. Masyarakat juga sangat antusias,” jelasnya.
Sedangkan pada Selasa mendatang (7/12/2021). Kegiatan serupa akan dilaksanakan di GSG Sangatta Utara. Jumlah, jenis hingga sasaran pun sama. Adapun di Desa Martadinata, Teluk Pandan, akan digelar pada 13 Desember mendatang. Pihaknya menyediakan 500 dosis pertama dan kedua vaksin sinovac.
Sementara itu, Kepala Desa Sangatta Selatan Roni Wahyudi bersyukur antusias masyarakat cukup tinggi. Apalagi dia telah menyampaikan kepada masyarakat jauh sebelum hari pelaksanaan vaksinasi.
“Vaksin sekarang sudah menjadi kebutuhan. Sedangkan Sangatta Selatan cukup banyak yang belum vaksin. Itu dikarenakan masih ada masyarakat yang mempercayai berita hoax. Tapi, usaha untuk mendekati dan mengedukasi tentang manfaat vaksin, akhirnya yang hadir cukup banyak,” singkatnya.
Camat Sangatta Selatan Vita Nur Hasanah membenarkan, capaian vaksin di wilayahnya sudah bisa dikatakan cukup. Namun, untuk lansia dan komorbid atau penyakit bawaan masih kurang.
“Makanya kami fokus kepada lansia sma komorbid. Kami juga berkoordinasi dengan RT se kecamatan Sangsel. Memberikan informasi vaksinasi melalui toa Masjid dan grup whatsapp RT. Kami juga melaksanakan jemput bola di kawasan desa lain untuk giat vaksin nantinya,” tutupnya. (so)














