
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Kutim masih banyak menyimpan lahan kosong. Dari data sementara, ada sekira 3,5 juta lahan kosong. Saat ini sekira 1 juta hektar untuk perkebunan sawit dan pertambangan.
Anggota DPRD Kutim, Jimmi mengharapkan agar kiranya semua lahan kosong tersebut dimanfaatkan dengan baik. Untuk apapun. Pastinya untuk kepentingan rakyat dan pemerintah.
Sayang, jika potensi tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Apalagi Kutim memiliki hal itu. Bertahun-tahun hanya menjadi hutan dan tak berfungsi.
Seharusnya, jika daerah tidak mampu mengelola, diharapkan bisa mencari investor untuk menggarap. Jimmi yakin, banyak yang berminat berinvestasi di Kutim.
“Kami harap di garap lahan-lahan kosong. Jangan dibiarkan begitu saja,” kata Jimmi.
Jika ada yang ingin berinvestasi, maka perlu diperhatikan perizinannya. Perizinan tak dipersulit dan juga diperhatikan aturan yang ada.
“Banyak sekali potensi lainnya. Kita memiliki pariwisata. Ini juga perlu digarap agar banyak wisatawan datang ke Kutim. Termasuk industri lainnya,” katanya.
Ia juga mengharapkan agar kiranya pelabuhan Yang ada di Kutim segera dituntaskan. Pasalnya, hal ini akan menarik minat investor yang akan berinvestasi di Kutim.
“Harapannya agar pemerintah pusat dapat mendorong investasi ke Kutim, khususnya dalam pemanfaatan lahan yang masih luas. Kutim memiliki lahan yang begitu potensial, namun belum banyak dimanfaatkan secara optimal oleh investor. (adv/so1)














