
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Usai Groundbreaking di Kecamatan Kaubun Bupati Kutim Drs H. Ardiansyah Sulaiman M.Si melanjutkan penuangan semen Aagregat ke median yang telah disediakan oleh tim Tirta Tuah Benua Kutim.
Ini sebagai tanda dimulainya proses peningkatan kapasitas produksi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema proyek kontrak tahun jamak 2023-2024.
Didampingi Ir. Suparjan, Anggota DPRD Kutim H. Agusriansyah Ridwan dan Camat Karangan Madnuh. Pembina Masyarakat Peduli Daerah (H. Ardiansyah Sulaiman) turut serta hadir Perwakilan Dinas PUPR Kutim, Forkopimcam para Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.
Pemotongan tumpeng dan penanaman pipa High Density Polyethylene oleh Suami Ny Hj Siti Robiah tersebut sebagai tanda syukur atas dimulainya program yang bersentuhan dan ditunggu masyarakat yaitu pembangunan dan pengembangan SPAM Pedesaan yang dilaksanakan di Desa Pengadaan Kecamatan Karangan, Sabtu sore, (18/11)
Pembangunan SPAM di Desa Pengadaan Kecamatan Karangan tersebut berkapasitas produksi 10 Ltr/dtk diproyeksikan siap melayani 4.251 jiwa dengan target 800 Sambungan Rumah yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kutim sebesar Rp 47,5 Miliar.
“Semoga ikhtiar baik ini (pekerjaan SPAM pedesaan) dapat berjalan lancar, dan tidak terkendala sehingga bisa beroperasi tahun depan agar masyarakat bisa menikmati pada tahun 2024,” harap Bupati.
Anggota DPRD Kutim, Agusriansyah dari Komisi D memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati Kutim yang terus memperjuangkan hak masyarakat. Yang mana, air bersih di wilayah Sangsaka memang sangat diharapkan masyarakat.
“Alhamdulillah akan terus kami kawal hingga tuntas. Sampai benar-benar dirasakan masyarakat. Tentu saja kami akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat,” katanya. (adv/so1)














