
SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), David Rante meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, memberikan perhatian serius atas kekurangan ruang kelas baru (RKB) yang ada di SMA sederajat.
Masalah itu, kata dia, tidak bisa dianggap sepele. Mengingat demi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah. Sehingga pembangunan RKB menjadi langkah tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten ini.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud),” kata politikus Gerindra itu.
Dia tak menampik, SMA dan SMK saat ini memang berada dibawah kewenangan Disdikbud Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Namun dia meminta agar dialihkan kepada Disdikbud Kutim. Sehingga pemenuhan RKB dapat maksimal dilakukan.
“Kami pasti menyetujui usulan itu. Lagi pula daerah lebih memahami kondisi masing-masing. Sedangkan masyarakat taunya itu menjadi tanggung jawab kabupaten,” ucapnya.
Sehingga bagi masyarakat, tidak ada alasan untuk tidak bisa dilakukan penambahan RKB. Apalagi ruang kelas yang representatif juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif.
“Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan dari tenaga pendidik yang berkualitas. Melainkan juga ditunjang sarana dan prasarana memadai,” tuturnya.
Sedangkan ruang kelas yang representatif, dipastikan dapat menghadirkan suasana ideal saat proses belajar mengajar berlangsung. Maka itu, harus segera diusulkan agar bisa diakomodir melalui APBD Perubahan mendatang.
“Ini sifatnya darurat. Kalau bisa disegerakan lebih baik,” sebutnya. (adv/so2)














