{"id":8930,"date":"2024-11-01T11:21:06","date_gmt":"2024-11-01T11:21:06","guid":{"rendered":"https:\/\/siberone.id\/?p=8930"},"modified":"2024-11-14T06:42:13","modified_gmt":"2024-11-14T06:42:13","slug":"kepala-bidang-dpppa-tutik-suprihati-menekankan-pentingnya-kesehatan-mental-bagi-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/2024\/11\/01\/kepala-bidang-dpppa-tutik-suprihati-menekankan-pentingnya-kesehatan-mental-bagi-perempuan\/","title":{"rendered":"Kepala Bidang DPPPA Tutik Suprihati Menekankan Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9020 aligncenter\" src=\"https:\/\/siberone.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/bennerkominfo2.jpg\" alt=\"\" width=\"2480\" height=\"531\" srcset=\"https:\/\/siberone.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/bennerkominfo2.jpg 2480w, https:\/\/siberone.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/bennerkominfo2-768x164.jpg 768w, https:\/\/siberone.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/bennerkominfo2-1536x329.jpg 1536w, https:\/\/siberone.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/bennerkominfo2-2048x439.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2480px) 100vw, 2480px\" \/><\/p>\n<p>SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR &#8211; Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan (DPPPA) Tutik Suprihati menekankan pentingnya kesehatan mental bagi perempuan. Menurutnya kesehatan mental merupakan hal yang paling penting terutama pada perempuan. Ia juga mengajak semua perempuan yang ada di Kutai Timur untuk menjaga kesehatan mental dengan \u2018self-Compassion\u2019.<\/p>\n<p>Kesehatan mental perempuan merupakan aspek penting dalam kehidupan yang memengaruhi banyak aspek, seperti hubungan sosial, peran dalam keluarga, dan produktivitas di tempat kerja.<\/p>\n<p>Untuk diketahui kesehatan mental perempuan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tekanan sosial, peran ganda dalam keluarga dan pekerjaan, serta tantangan kesehatan reproduksi.<\/p>\n<p>Berikut beberapa alasan mengapa kesehatan mental perempuan perlu diperhatikan:<\/p>\n<p>1. Peran Ganda: Banyak perempuan berperan sebagai ibu, istri, dan pekerja, yang menuntut keseimbangan antara peran domestik dan profesional. Beban ini bisa menyebabkan stres berlebih yang berdampak pada kesehatan mental.<\/p>\n<p>2. Tekanan Sosial dan Budaya: Norma dan ekspektasi sosial yang kuat bisa membuat perempuan mengalami tekanan untuk memenuhi standar tertentu, yang dapat menimbulkan rasa cemas, depresi, atau masalah harga diri.<\/p>\n<p>3. Pengaruh Kesehatan Reproduksi: Siklus hormonal yang unik pada perempuan, seperti saat menstruasi, kehamilan, dan menopause, juga mempengaruhi kesehatan mental. Hal ini bisa menyebabkan perubahan suasana hati, depresi postpartum, dan masalah lain yang perlu penanganan khusus.<\/p>\n<p>4. Dampak Kekerasan: Kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan berbasis gender sering kali berdampak negatif pada kesehatan mental perempuan. Trauma yang ditimbulkan bisa berujung pada masalah serius, seperti PTSD atau depresi.<\/p>\n<p>5. Kesejahteraan Keluarga: Kesehatan mental perempuan juga berpengaruh pada kesejahteraan seluruh keluarga. Perempuan yang sehat secara mental cenderung lebih mampu memberikan dukungan emosional dan fisik kepada keluarganya.<\/p>\n<p>Sementara Tutik menekankan pentingnya self-compassion atau kasih sayang terhadap diri sendiri bagi perempuan, terutama saat menghadapi tekanan dan tantangan hidup. Menurutnya, mempraktekkan self-compassion adalah sebuah langkah awal yang sangat penting untuk kesehatan mental.<\/p>\n<p>\u201cSelf-compassion adalah langkah awal yang penting untuk menjaga kesehatan mental,\u201d kata Tutik yang menekankan kasih sayang dimulai dari diri sendiri.<\/p>\n<p>Menjaga kesehatan mental perempuan penting untuk mendukung peran mereka dalam masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Kesehatan mental yang baik memungkinkan perempuan lebih resilient, produktif, dan bahagia dalam menjalani peran dan tanggung jawab mereka. (adv\/so3)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIBERONE.ID, KUTAI TIMUR &#8211; Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan (DPPPA) Tutik Suprihati menekankan pentingnya kesehatan mental&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8932,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,473,61],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kominfo-kutim","category-kutai-timur"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8930"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8930\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9021,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8930\/revisions\/9021"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8930"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}