{"id":886,"date":"2021-11-09T13:18:52","date_gmt":"2021-11-09T13:18:52","guid":{"rendered":"https:\/\/siberone.id\/?p=886"},"modified":"2021-11-09T13:18:52","modified_gmt":"2021-11-09T13:18:52","slug":"gelar-evaluasi-ppkm-level-ii-persentase-vaksinasi-di-kutim-capai-target-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/2021\/11\/09\/gelar-evaluasi-ppkm-level-ii-persentase-vaksinasi-di-kutim-capai-target-nasional\/","title":{"rendered":"Gelar Evaluasi PPKM Level II, Persentase Vaksinasi di Kutim Capai Target Nasional"},"content":{"rendered":"<p>SiberOne.id \u2013 Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kutai Timur (Kutim), menggelar rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level II, Selasa (9\/11\/2021), pada pukul 14.30 Wita.<\/p>\n<p>Evaluasi tersebut berlangsung di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinskes) Kutim dr Bahrani Hasanal mengatakan, pencapaian vaksinasi terhadap masyarakat Kutim, persentase vaksinasi pun telah mencapai 53,8 persen.<\/p>\n<p>\u201cSudah memenuhi standar nasional yang ditetapkan pemerintah pusat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pihaknya pun mengucapkan banyak terima kasih kepada satgas kecamatan, yang antusias melaksanakan vaksinasi bekerja sama dengan pihak puskesmas.<\/p>\n<p>\u201cSemoga dalam 12 hari ke depan datang lagi 15 ribu dosis vaksin. Akan segera disalurkan karena masih ada desa di beberapa kecamatan yang telah dijadwalkan,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Dia menyebut, sejak 1 November lalu, pihaknya telah membuat kebijakan vaksinasi bagi anak usia enam sampai 12 tahun.<\/p>\n<p>\u201cSekarang sudah boleh divaksin. Tapi, untuk sementara kami menunggu petunjuk teknisnya. Apakah dosisnya sama dengan orang dewasa,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Hal tersebut yang membuat pihaknya belum bisa melaksanakan. Lagi pula, secara kebetulan stok vaksin belum terkirim. Sedangkan yang tersedia sekarang masih 2 ribu dosis.<\/p>\n<p>\u201cSekedar informasi, vaksin yang akan datang jenis <em>paiser<\/em>,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Para camat pun diminta menggelar koordinasi terkait pelaksanaan vaksin di setiap desanya. Melalui kepala desa dan RT setempat. Sehingga dapat memudahkan distribusi dan pelaksanaan vaksinasi.<\/p>\n<p>\u201cKami sudah melakukan imbauan secara <em>online. <\/em>Semoga pelaksanaan vaksinasi ke depan bisa berjalan maksimal,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menginstruksikan, agar bulan ini stok vaksin yang masih tersedia dapat disuntikkan semua.<\/p>\n<p>\u201cAda masa kadaluarsanya. Kami harapkan peran aktif para camat untuk mensosialisasikan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Sedangkan pelaksanaan vaksinasi di masing-masing kecamatan, dia meminta untuk berkoordinasi dan meminta tenaga vaksinator dari kabupaten.<\/p>\n<p>\u201cJadi, pelaksanaan vaksinasi dapat dikejar dan terselesaikan sesuai dengan target yang diharapkan. Jangan hanya mengandalkan vaksinator yang ada di puskesmas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Politikus PKS itu berharap, penurunan status PPKM level III menjadi level II, dapat dipertahankan. Sehingga, dia mengajak semua pihak tetap mematuhi protokol kesehatan.<\/p>\n<p>\u201cJangan pernah merasa bosan untuk terus menerapkan 5M di lingkungan keluarga dan masyarakat,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, selain dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Kadinkes dr Bahrani Hasanal, evaluasi PPKM level II tersebut juga dihadiri perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Di antaranya Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) I Komang Nurhadi, Kabag Ops Polres Kutim AKP La Ode Prasetyo Fuad, Pa Sandi Kodim 0909\/Kutim Letda Inf Bagus Aji, Kejari Kutim Nadi, Kepala BPBD Kutim Syafaruddin, dan Kasatpol PP Kutim Didi Herdiansyah. (adv\/so)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SiberOne.id \u2013 Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kutai Timur (Kutim), menggelar rapat evaluasi pemberlakuan pembatasan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":887,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,62,61,43],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kalimantan-timur","category-kutai-timur","category-pemerintahan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=886"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":888,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/886\/revisions\/888"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=886"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/siberone.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}